Pembaruan Langsung Kasus COVID-19
SUARA USU
Sosok

Shella Tan, Menjadi Desainer Muda dengan Otodidak

Oleh: GEMS Publisher

Suara USU, Medan. Dunia semakin hari semakin menampilkan sisi modernnya termasuk dalam kehidupan sehari-hari kita. Digitalisasi mulai mengambil tempatnya dalam tiap kehidupan. Hampir seluruh kegiatan sudah menggunakan sistem digital. Dan tidak dipungkiri lagi, bahkan sistem digital ini telah memudahkan kita dan juga bisa membuat mereka penggunanya menjadi produktif.

Sheella Tan, seorang mahasiswa aktif jurusan Ilmu Komunikasi, yang mencintai dan berkecimpung dalam dunia desain grafis. Wanita berkelahiran 21 Oktober 1998 ini merupakan wanita asal Medan, Sumatera Utara. Menjadi seorang desainer grafis bukanlah diatas kesadarannya. Sheella Tan sudah berkecimpung dalam dunia desain grafis saat ia masih duduk di SMA. Yang kemudian, dengan minat yang ia perdalam inilah membuatnya menjadi seorang Freelancer sebagai Desainer Grafis.

Minat yang digelutinya ini menjadikannya memiliki berbagai pengalaman dalam dunia desain grafis. Sheella Tan menjadi salah seorang Finalis Best University Magazine Competition IMPACT pada ajang internasional yang diadakan di Universiti Sains Malaysia pada tahun 2019 silam. Tidak hanya itu saja, menjadi seorang desainer grafis juga membuatnya memiliki pengalaman dengan perusahaan besar dan juga dengan pemerintah.

“Sebuah pengalaman yang sangat berharga ya tentunya bisa masuk menjadi finalis pada ajang kompetisi tingkat nasional, dan tentunya ini juga menjadi motivasi untuk terus memperbaiki dan mengembangkan keahlian ini dalam dunia desain grafis,” ujar Sheella Tan.

Menjadi seorang desainer grafis juga tentunya tidak mudah, butuh proses dan juga banyak inspirasi untuk menciptakan sebuah karya desain grafis yang layak dipandang.

Sheella Tan mengaku bahwa dirinya belajar sendiri untuk memulai desain grafis,“desainer grafis itu tidak perlu perangkat yang mahal, cukup dengan perangkat yang tersedia di handphone kita masing-masing pun kita bisa buat desain grafis. Walau ada beberapa aplikasi khusus desain grafis yang hanya ada di laptop, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa kita atau kalian juga bisa menjadi desainer grafis”.

Tentu saja, desainer grafis juga harus penuh dengan kreatifitas dan imajinasi dalam membuat desain grafis yang bagus dan layak dipandang. Sheella Tan mengungkapkan bahwa dalam membuat desain grafis bukanlah murni hasil dari pemikiran sendiri namun juga menggunakan konsep A-T-M atau Amati, Tiru, dan Modifikasi. Karena semakin sering kita mencari referensi untuk desain grafis, maka akan semakin tinggi tingkat kekreatifan kita dalam membuat desain grafis.

Redaktur: Yessica Irene

Related posts

Sapardi Djoko Damono: Jangan Mengenang Saya, Tapi Baca Karya-karya Saya

redaksi

Buya Hamka: Tokoh Multitalenta yang Dimiliki Indonesia

redaksi

Mengabdi Saat Pandemi ala Azhari

redaksi