Reporter: Reinhard Halomoan, Zalfaa Tirta
Suara USU, Medan. Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko, S.IP., M.A., menjadi pembicara utama dalam Kuliah Umum yang diselenggarakan oleh Universitas Sumatera Utara (USU) pada hari Jumat, 1 Maret pukul 10.00 WIB. Acara ini juga dihadiri oleh Rektor Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., serta beberapa anggota jajaran civitas akademika USU. Kuliah Umum berlangsung di Auditorium Universitas Sumatera Utara dengan tema “Tantangan bagi Kaum Muda: Menuju Indonesia Emas 2045”.
Acara yang dihadiri lebih dari 1.400 mahasiswa itu dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti oleh sambutan dari Rektor USU, dan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari Dr. Moeldoko. Kuliah Umum ini bertujuan untuk mensosialisasikan fungsi Kartu Pra Kerja kepada mahasiswa. Dr. Moeldoko menekankan bahwa target Indonesia menjadi negara berpenghasilan tinggi pada tahun 2045 sangat realistis, mengingat pertumbuhan ekonomi yang stabil. Namun, beliau juga menggarisbawahi bahwa tantangan utama adalah ketidaksesuaian kompetensi sumber daya manusia dengan kebutuhan pasar kerja, yang berujung pada tingginya tingkat pengangguran.
Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah menginisiasi program Kartu Pra Kerja, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan angkatan kerja baru. Sejak diluncurkan pada tahun 2020, program ini telah membantu lebih dari 17,6 juta orang dalam meningkatkan kompetensi dan mendapatkan pekerjaan. Program Kartu Prakerja juga mendapatkan apresiasi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena efektivitas sistemnya dalam menghubungkan pekerja dengan pusat pelatihan di Indonesia, dan bahkan telah menjadi referensi bagi beberapa negara lain seperti Kamboja dan Thailand.
Kuliah umum ini dipandu oleh Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, S.H., M.L.I., guru besar Fakultas Hukum USU, yang bertindak sebagai moderator. Sesi tanya jawab dengan mahasiswa, yang berlangsung sangat interaktif, menunjukkan antusiasme tinggi dari para mahasiswa terhadap topik kesiapan kerja. Dr. Moeldoko secara langsung menjawab pertanyaan-pertanyaan dari mahasiswa, menggarisbawahi bahwa program Kartu Pra Kerja merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten menghadapi tantangan masa depan.
“Program ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan yang tidak pernah berakhir,” ujar Dr. Moeldoko. “Menuju tahun 2045, kita berambisi menjadi negara maju. Program Kartu Prakerja diharapkan menjadi landasan awal bagi kita semua untuk belajar dan beradaptasi, guna mewujudkan target Indonesia Emas tersebut.”
Redaktur: Grace Pandora
Leave a comment