SUARA USU
Sosok

Sosok di Balik Rintik Sedu yang Menginspirasi

Oleh : Sinta Alfila

Suara USU, Medan. Sahabat Paus, pasti sudah tidak asing dengan darah kelahiran Jakarta 4 Mei 1998 ini. Pemilik nama asli Nadhifa Allya Tsana yang kerap dipanggil Tsana atau penggemar setianya panggil dengan Paus ini merupakan sosok dibalik Novel terkenal “Geez and Ann”, yang juga sudah difilmkan. Sebagai penulis, tentunya Tsana memiliki nama pena tersendiri untuk karyanya, ternyata nama pena Tsana cukup unik loh, yaitu Rintik sedu. Rintik Sedu sendiri memiliki makna tersendiri untuk Tsana. Rintik itu bermakna lebih ringan daripada hujan, maksudnya adalah orang yang terkena rintik akan lebih mudah kering daripada orang yang terkena hujan, sedangkan sedu bermakna isakan orang menangis atau segalanya yang berbau dengan kesedihan. Jadi ketika seseorang membaca karyanya, Tsana berharap seperti rintik yang mudah kering dan cepat berlalu.

Selain menulis, ternyata Tsana juga memiliki podcast di Spotify yang cukup terkenal, podcast dengan nama Rintik Sedu ini berhasil menyita perhatian lebih dari 3,3 juta pendengar, bahkan podcast Rintik Sedu ini berhasil masuk ke dalam 3 besar Indonesia Top Podcast di Spotify. Tak hanya bergelud di penulisan dan mengisi suara di podcast, darah cantik ini juga malang melintang di akun youtubenya, Tsana banyak mengunggah video motivasi dan berbagai video yang berkaitan dengan novel novelnya.

Walaupun kesuksesan telah Tsana raih, ternyata dibalik itu semua ada sebuah perjuangan yang tak akan pernah Tsana lupakan, saat masih sekolah dulu Tsana yang hobi menulis ini, setiap hari jumat sering mengirimkan karyanya ke mading sekolah, tapi tidak satupun cerita yang telah Tsana tulis dipajang.

Tsana mengatakan “Mungkin bagi mereka itu cerita yang absurd. Mungkin orang taruh di mading pun ngga ada yang baca. Jadi buat apa ditempel”

Tapi Tsana tidak pernah menyerah sampai disitu, ia memutuskan untuk mulai menulis di blog. Tsana tidak pernah memikirkan ada yang membaca atau tidak, bagi Tsana sendiri yang terpenting dirinya telah mempublikasikan cerita tersebut dan tidak menyimpannya sendiri. Beberapa pembacanya di blog, menyarankan Tsana untuk menulis di platform Wattpad yang saat itu sangat terkenal dikalangan pembaca. Hingga akhirnya Tsana menulis cerita Geez and Ann, yang terkenal hingga sekarang ini, dan sekarang Tsana sudah memiliki lebih dari 7 buku yang telah ia tulis.

Dari Tsana kita bisa belajar bahwa apapun usaha yang telah kita lakukan, semua itu akan berbuah manis jika kita tetap tekun menjalaninya dan tidak pernah mengeluh saat yang kita dapat tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Karena percayalah, waktu terbaik itu akan datang, asal kita selalu yakin pada tujuan kita.

Kalian dapat mengenal lebih jauh tentang Tsana melalui akun Instagramnya @ntsana, @rintik sedu, dan akun Youtube milik Tsana yaitu Rintik Sedu. Atau kalian bisa dengerin suara Tsana di podcast nya Rintik Sedu. Selamat berproses.

Redaktur : Yessica Irene 


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Kisah Ance, Mahasiswi Berprestasi USU Asal Papua

redaksi

Pak Budi, Penjual Es Krim di Perpus USU yang Semangatnya Tak Pernah Mencair

redaksi

Annissa Kamila Sang Mawapres Utama USU

suarausu