Home Kabar Kampus Tim Mahasiswa USU Raih Penghargaan Bergengsi dalam Program Inovatif Youth as Researchers
Kabar Kampus

Tim Mahasiswa USU Raih Penghargaan Bergengsi dalam Program Inovatif Youth as Researchers

Share

Reporter: Rizqi Putra Permono

Suara USU, Medan. Tim mahasiswa dari Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam bidang penelitian pendidikan inklusif dalam program Youth as Researchers – Tanoto Student Research Awards atau YAR-TSRA. Program ini diprakarsai oleh UNESCO dan Tanoto Foundation dengan tujuan mendorong generasi muda menjadi peneliti aktif yang mampu memberikan kontribusi dan solusi yang nyata di lingkungan masyarakat.

Tim ini terdiri dari 4 mahasiswa yang berasal dari beberapa lintas jurusan di Universitas Sumatera Utara yaitu di antaranya Jeffry dari program studi Teknik Elektro, Desanti Amelia dari Ilmu Hukum, Eveline Grace Immanuel dari Sastra Jepang, dan Sandy Syamlawdi dari Kewirausahaan. Mereka berhasil mendapatkan penghargaan dalam kategori ‘’Community Contribution 2024 Award Winner’’ dengan mengangkat penelitian pendidikan inklusif bagi masyarakat di Kampung Nelayan Sebrang, dibimbing langsung oleh Dr. Anita Zaitunah, S.hut., M.sc., dari Fakultas Kehutanan.

Dalam penelitian ini, mereka lebih menekankan kepada rekomendasi untuk menaikkan partisipasi edukasi serta mengecilkan angka anak-anak putus sekolah yang ada di Kampung Nelayan Seberang. ‘’Secara laporan, kami melihat bahwa di Kampung Nelayan Seberang banyak sekali anak-anak yang putus sekolah, begitu. Jadi, itu menjadi fokus utama kita untuk mencari tahu apa yang bisa kita lakukan dan tawarkan, untuk mengecilkan angka putus sekolah. Kami ingin tahu apa saja masalah-masalah yang terjadi di Kampung Nelayan,” ujar Jeffry sebagai ketua tim.

Sandy Syamlawdi, salah satu anggota tim mengaku tidak menyangka akan menerima penghargaan pada acara Awarding Night yang dilaksanakan pada hari Jumat, 22 November 2024. ‘’Awalnya kami tidak tahu kalau program ini ada penghargaannya. Kami kira yang dipilih hanya untuk presentasi saja. Tiba-tiba kami melihat rundownnya ada awarding night. Terus, pada jumat malam selanjutnya kami dipanggil sebagai penerima penghargaannya. Kemudian, kami mendapatkan Best of Community Contribution. Senang aja dan tidak expect gitulah,” ujarnya.

Program Youth as Researchers sendiri merupakan wadah bagi generasi muda untuk berpartisipasi sebagai peneliti sosial dan pembentuk kebijakan. Strategi ini dilakukan oleh UNESCO untuk mendengarkan suara-suara dari generasi muda dalam proses mengambil keputusan maupun kebijakan. Sembari melakukan penelitian, program YAR-TSRA ini juga membekali pemuda Indonesia melalui pelatihan kelas-kelas penelitian, sehingga menciptakan sebuah rekomendasi yang dapat diterapkan dalam pengambilan keputusan.

Jeffry sebagai ketua tim memberikan pesan bagi mahasiswa di Universitas Sumatera Utara untuk mengikuti program ini. ‘’Ini hampir sama seperti Program Kreativitas Mahasiswa ya. Harapanku adalah mahasiswa USU bisa mengikuti program ini. Jadi, aku ingin sekali ada banyak yang ikut dan daftar ke program ini karena emang bagus banget. Materi yang diberikan bagus-bagus juga, benar-benar membantu dan bukan hanya untuk menang, namun juga untuk jadi stepping stone atau batu loncatan supaya nantinya semakin banyak akademisi di Indonesia,” pungkasnya.

Adanya penerimaan penghargaan dari tim USU dalam program ini tidak hanya mengharumkan nama universitas, tetapi juga menjadi sebuah inspirasi bagi mahasiswa-mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif di masyarakat melalui penelitian dan inovasi.

Redaktur: Khaira Nazira

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.