
Reporter: Nabila Yasmin
Suara USU, Medan. Unit Kegiatan Mahasiswa Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Universitas Sumatera Utara telah menyelenggarakan Seminar dan Talkshow pada Sabtu (22/11) yang berlokasi di Gelanggang Mahasiswa USU. Seminar dan Talkshow ini merupakan kegiatan yang dinaungi oleh Divisi Event Management dalam acara National Nort Sumatera Invesment Festival (NNSIF) dengan mengusung tema Future-Proofing Investment: Smart Strategies for Indonesia’s Next Generation yang bertujuan melatih, menguji, dan menambah pengetahuan mahasiswa mengenai invetasi dan dunia pasar modal.
Rangkaian acara dimulai dengan tarian pembuka, menyanyikan lagu Indonesia dan dilanjutkan dengan pemaparan narasumber 1 oleh Deputi Kepala Wilayah Sumatera Utara Kantor Perwakilan IDX Sumatera Utara, Enny Magdalena Saragih.
Dalam sambutannya, Enny memaparkan pengenalan investasi dan produk di pasar modal dari sisi manfaat investasi saham dan ditutup dengan mengajak para peserta untuk memulai investasi serta memberikan hadiah berupa modal invest kepada peserta teraktif. Kemudian acara dilanjutkan dengan pengenalan Keynote Speakers oleh moderator I Putu Saptajaya CSA, CTA, CFP, CRP, CPM.
Pemaparan materi oleh Keynote Speaker Jason Nathanael sebagai Invesment content creator, Founder Macro Journal dan Benny Batara Multibagger selaku Investor, Founder Sekolah Saham Bennix & Bennix Investor Group selama 60 menit.
Dalam sesi pernyataan penutup (closing statement), Benny kembali menekankan pentingnya peningkatan kualitas diri bagi para peserta. Ia menjelaskan bahwa setiap aktivitas yang dilakukan hari ini akan berdampak pada nilai diri di masa depan. Menurutnya, generasi muda perlu mulai melihat kegiatan sehari-hari sebagai bentuk investasi jangka panjang.
“Fokuslah meningkatkan value, sehingga kalian akan punya posisi yang jauh lebih baik. Apa pun yang kalian lakukan hari ini, tanyakan pada diri kalian apakah hal itu akan menaikkan value-mu,” tegas Benny.
Ia juga menyoroti pentingnya mulai berinvestasi sejak dini. Benny menjelaskan bahwa apabila peserta memiliki sedikit uang jajan, mereka dapat mempertimbangkan untuk membuka rekening dan memulai investasi. Hal ini ia tekankan karena dirinya pribadi menyesal tidak memulai investasi lebih awal.
Setelah itu, Jason turut menambahkan perspektif mengenai proses pengembangan diri. Ia menyampaikan bahwa setiap orang memiliki tahapan pencapaian masing-masing, dan peserta tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain.
“Sebenernya teman-teman sedang ada di proses membangun akar ketika hadir di acara seperti ini. Teman-teman sedang mencoba membuka wawasan, supaya nanti ketika kalian sudah menghasilkan uang. Kalian sudah bisa mengelola uang, jangan bandingin panggung orang lain dengan panggung kita,” ujarnya.
Usai penyampaian closing statement dari kedua Keynote Speaker, moderator membuka sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para peserta. Acara kemudian ditutup dengan pengumuman rangkaian kompetisi yang diadakan NNSIF, yakni Trading, Poster, dan Equity Research.
Acara ini turut dihadiri oleh kalangan mahasiswa, masyarakat umum, UKM dan organisasi di lingkungan USU, serta seluruh Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) se-Sumatera Utara.
Ketua pelaksana NNSIF 2025, Richo, berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta.
“Semoga peserta yang hadir dapat menambah pengetahuannya mengenai investasi dan dunia pasar modal secara berkelanjutan dan dapat mengaplikasikannya. Kami juga berharap acara ini dapat meningkatkan brand awareness KSPM USU kepada khalayak ramai,” tutupnya.
Redaktur: Katrin Alina
Leave a comment