SUARA USU
Musik

Bersuara Tanpa Batas Lewat ‘Shout Out’

Oleh: Aquilla P. Davina/Tania A. Putri

Suara USU, Medan. Enhypen, boy group pertama di bawah naungan BELIFT LAB yang dibentuk melalui survival show MNET berjudul I-Land, resmi merilis album ketiganya yang bertajuk MANIFESTO : DAY 1 pada 4 Juli 2022 lalu.

Filosofi dari MANIFESTO sendiri ialah gambaran perjalanan ketujuh anggota grup yang mengisahkan tentang perasaan ragu dan takut atas kesuksesan yang selalu ditentukan oleh orang dewasa. Situasi ini menuntut mereka untuk mendengar tanpa diberi kesempatan untuk didengar.

Album ini terdiri dari 6 track dengan lagu berjudul ‘Future Perfect (Pass the Mic)’ sebagai title track dan ‘Shout Out’ sebagai salah satu b-side tracknya. Menariknya, Shout Out merupakan hasil karya kolaborasi dari salah satu member yaitu Jake dengan mantan CEO Hybe Labels.

Shout Out merupakan lagu bergenre rock alternatif yang mengisahkan tentang seseorang yang menyuarakan penolakannya atas paradigma dan batasan yang dibentuk oleh orang-orang di sekitarnya. Batasan mengenai apa yang baik dan apa yang buruk dan batasan mengenai sesuatu yang benar dan sesuatu yang salah.

I got tired of what people say who always defines me
The false paradigm that locked me up beyond the border line that someone drew

Melalui penggalan lirik yang telah diterjemahkan tersebut, dijelaskan bahwa terdapat perasaan lelah setiap kali ‘dipaksa’ mengikuti semua perintah seakan kita hanya seekor burung yang terperangkap di dalam sebuah sangkar dan melihat dunia sebatas paradigma yang disajikan kepada kita.

As you please, this is our own universe
Without notice just this free moment of you and me
We go and shout shout shout when we’re together
3 2 1 shout out loud!

Pada bagian ini, disiratkan bahwa ada perasaan ingin memberontak karena keinginan yang kuat untuk hidup sesuai dengan yang diinginkan dan mengutarakan apa yang dirasakan di luar dari batasan yang ditetapkan. Menentukan yang benar dan salah serta yang baik dan buruk dari sudut pandang berbeda.

With my real voice tell you the truth
The world is beautiful when we are together
It spreads more and more farther away
Now shout, shout, shout!
Till the end of the time, the story of you and
I

Lewat lagu ini, Enhypen mengungkapkan bahwa paradigma yang ditentukan orang lain hanya akan menciptakan batasan yang menghambat kita untuk berproses. Hal seperti itu akan membuat kita ragu dengan pencapaian yang kita usahakan karena sudut pandang sempit yang orang-orang ciptakan. Maka dari itu, bersuaralah! Suarakan apa yang ingin kamu utarakan dan rasakan sampai kamu menemukan jawaban atas gambaran masa depan yang kamu inginkan.

Redaktur: Elnada Nadhira Saleh

Related posts

Setelah Dua Tahun Hiatus, The Rose Kembali dengan Album Penyembuhan

redaksi

Fourtwnty Akan Tampil di Festival Kebudayaan, Ini Dia Rekomendasi Lagunya

redaksi

Sahabat Kecil – Ipang: Lagu Tentang Persahabatan, Kenangan dan Perpisahan

redaksi