SUARA USU
Kabar Kampus

Cerita Panjang Itu Bernama Kongres Mahasiswa

Oleh: Ruth Stephanie dan Valeshia Trevana

Suara USU, Medan. Kongres Mahasiswa merupakan forum tertinggi yang mempunyai fungsi-fungsi pembahasan setiap perencanaan-perencanaan strategis dari setiap organisasi yang ada di USU. Ketika pelaksanaan Kongres Mahasiswa pula, Tata Letak Organisasi yang merupakan Undang-Undang dan panduan mahasiswa Universitas Sumatera Utara dalam berdemokrasi dan berorganisasi dapat diamandemen dan diperbaharui agar relevan dengan waktu dan keadaan yang berlaku.

Hal ini menjadikan Kongres Mahasiswa menjadi sangat penting untuk diperhatikan dan juga dilaksanakan. Terlebih, ketika masih menjadi pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Rizki Fadillah dan Anas Alfarizi mengusung Kongres Mahasiswa USU sebagai program unggulan nomor 1 ketika Pemilihan Raya masih bergulir.

Namun sangat disayangkan, Kongres Mahasiswa yang merupakan salah satu ranah puncak dialektika dan demokrasi mahasiswa USU ini dilaksanakan terakhir kali pada tahun 2009. Suara USU pun berusaha untuk melakukan wawancara dengan beberapa pihak terkait seperti Rizki, dan Anas yang merupakan pimpinan tertinggi dalam PEMA USU, namun sampai berita ini dimuat, keduanya belum memberikan keterangan kepada reporter Suara USU.

Sementara itu menurut Kelvin G. Sitorus, Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas salah satu yang menyebabkan kurangnya kepedulian mahasiswa USU terhadap kongres adalah adalah Tata Laksana Organisasi.

“Selama ini banyak mahasiswa USU tidak tau apa itu TLO dan juga memang peran MPM USU dan Pemerintahan Mahasiswa selama ini tidak pernah mengosialisasikan TLO ini ke mahasiswa. Maka dari itu, Mahasiswa kurang peduli dengan apa itu kongres mahasiswa USU. Dan juga mahasiswa yang dari fakultas kebanyakan masih tidak bisa mengesampikan ego-nya,” jelasnya

Kelvin menegaskan bahwa ia sudah mengadakan sosialisasi kongres mahasiswa USU melalui roadshow. Dan roadshow ini sudah berjalan ke perwakilan Pemerintahan Mahasiswa fakultas. Dan roadshow ini sedang dijalanan ke setiap Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang ada di USU.  Hal itu mereka lakukan guna meningkatkan daya tarik mahasiswa USU terhadap kongres ini. Selain itu, berkerja sama bersama media-media yang ada di USU menjadi strategi lain dalam menyebarluaskan berita kongres mahasiswa USU.

“Hanya itu yang masih kami buat untuk meningkatkan daya tarik mahasiswa USU terhadap kongres ini, dan juga kita bekerja sama bersama  media-media yang ada di USU untuk menyebarluaskan berita Kongres Mahasiswa USU,” lanjutnya.

Kelvin turut mengatakan ada baiknya  menyelenggarakan Pra-kongres sebelum diadakannya Kongres. Forum kongres ini akan membahas tentang mekanisme, tata cara administrasi, serta isu-isu yang berkembang baik di internal maupun eksternal USU agar fungsi organisasi USU yang berbasis dinamika kehidupan kampus dapat terealisasi.

Kelvin menegaskan bahwa MPM USU dan PEMA USU sudah melakukan langkah menuju kongres mahasiswa dan berbagai hal yang sudah mereka usahakan untuk menyukseskan kongres mahasiswa. Kelvin sangat berharap agar kongres mahasiswa yang sudah lama dinantikan ini dapat berjalan karena kongres ini juga salah satu kerinduan dan kebutuhan mahasiswa USU.

“Harapan saya, kami MPM USU bersama PEMA USU sudah melakukan berbagai langkah menujuKongres Mahasiswa yang sudah lama dinantikan dapat berjalan dan kongres ini salah satu kerinduan dan kebutuhan kita mahasiswa USU. Dan juga kami meminta kerja sama nya agar bersama-sama kita laksanakan kongres mahasiswa ini,” tutupnya.

Redaktur: Muhammad Fadhlan Amri

Related posts

IT Fest 6.0, Kembangkan Ide Kreatif di Masa Pandemi

redaksi

Buah Perjuangan dan Doa, Nurul Dapat Berkah Saat Sidang Sarjana

redaksi

Mahasiswa Kesejahteraan Sosial FISIP USU Ajak Anak Panti dalam Meningkatkan Kemampuan Dasar Berbahasa Inggris

redaksi