Home Sastra Derita Mahasiswa Kere
Sastra

Derita Mahasiswa Kere

Share

Oleh: Muhammad Keyvin Syah

 

Memelas pasrah di sudut kamar kost-an

Ia dapati uang tinggal beberapa lembaran

Menu makan tidak lagi ayam

 

Motor bebek tidak lagi ia panaskan

Bensin tidak lagi dijangkauan

Dompetpun menjerit kelaparan

 

Ya, ya, ya!

Hidup harus terus berjalan

Pikiran penuh beban dan deadline

 

Terkadang ia bertanya

“Setelah ini, apakah ada kebahagiaan?”

Jawaban yang tak terbeli uang ceban

 

Ya, ya, ya!

Tidak ada lagi opsi jalan-jalan

Karena mau makanpun pas-pasan

 

Hiburan hanya bagi orang kaya

Tapi kebahagiaan adalah milik semua insan

Kata seorang musisi jalanan

 

Oh Tuhan beri aku rezeki

Oh Tuan mengapa harga naik tinggi

Oh Ibu doakanlah terus anakmu ini

 

Redaktur: Agus Nurbillah

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.