SUARA USU
Life Style

Ikigai: Gaya Hidup dari Jepang yang Bisa Kamu Coba!

Penulis: Grace Silva

Suara USU, Medan. Apakah kamu pernah mendengar “Ikigai”? Kata ini mungkin belum lumrah didengar di kalangan masyarakat, namun penggunaannya sudah banyak diimplementasikan oleh banyak orang baik secara sadar maupun tidak sadar.

Ikigai berasal dari kata “Iki” dan “Gai” dalam bahasa Jepang. “Iki” memiliki makna nilai dan “Gai” memiliki makna alasan hidup. Sehingga Ikigai dapat diartikan sebagai alasan seseorang dalam menjalani hidupnya. Selain itu, Ikigai mengandung makna kesenangan dan makna dalam kehidupan.

Dalam konsep Ikigai, terdapat beberapa hal yang penting dalam penerapannya, yaitu: passion, mission, vocation, dan profession. Seluruh elemen tersebut harus bersatu untuk membentuk konsep Ikigai itu sendiri.

  1. Passsion, yaitu apa hal yang membuat kamu bersemangat untuk melakukan sesuatu karena menyukai pekerjaan tersebut.
  2. Mission, yaitu apa yang dibutuhkan oleh dunia yang dapat kamu lakukan. Misalnya pekerjaan apa yang paling banyak dibutuhkan dan dicari di lingkungan sekitar kita, sehingga keberadaan kita menjadi sangat dibutuhkan.
  3. Vocation, yaitu pekerjaan yang dapat memberikan penghasilan kepada kita. Tentunya, setiap orang membutuhkan penghasilan untuk menjalani kehidupannya.
  4. Profession, yaitu bidang yang sesuai dengan skill dan kemampuan yang ada dalam dirimu.

Untuk mendapatkan ikigai yang sesungguhnya, terdapat juga beberapa pilar yang menopang filosofi tersebut, yaitu:

  1. Mengawali hari dan pekerjaan dengan hal-hal yang kecil seperti bangun tidur lebih awal atau meluangkan waktu untuk istirahat yang cukup di tengah kesibukan.
  2. Membebaskan diri untuk berpikir dan berkreasi untuk meningkatkan kualitas diri.
  3. Menjaga keselarasan dan kesinambungan dalam kehidupan sosial seperti menjaga hubungan baik dengan orang lain.
  4. Menghargai dan bahagia atas hal-hal kecil yang terjadi dalam dalam kehidupan. Mulailah untuk menghargai hal-hal kecil untuk dapat menciptakan sesuatu yang luar biasa.
  5. Menikmati waktu dan menghargai setiap waktu yang ada, seperti datang tepat waktu. Kesederhanaan dapat timbul jika menghargai setiap waktu yang dimiliki saat ini sehingga membuat hidup menjadi bermakna.

Semuanya itu adalah filosofi Ikigai yang berasal dari Jepang yang dapat kamu lakukan. Sehingga, dapat melakukan sesuatu kamu tidak terpaku pada passion saja, namun juga memperhatikan elemen lainnya. Kamu dapat melakukan hal yang kamu sukai, mendapatkan penghasilan yang cukup, dibutuhkan dan sesuai dengan kemampuan yang kamu miliki.

Redaktur: Keyvin


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Mengenal Tradisi–Tradisi Unik Pada Perayaan Natal di Indonesia

redaksi

Cuaca Semakin Panas Akhir-Akhir Ini, BMKG pun Sarankan Pakai Sunscreen

redaksi

Proses Seleksi dan Rekrutmen pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

redaksi