Home Kabar Kampus IMIKS BERJEJAK Dorong Smart Village di Desa Cinta Rakyat
Kabar Kampus

IMIKS BERJEJAK Dorong Smart Village di Desa Cinta Rakyat

Share
Sumber: IMIKS

Reporter: Muhassanah Nasution

Suara USU, Medan. Ikatan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial (IMIKS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar pengabdian masyarakat bertajuk IMIKS BERJEJAK di Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Pengabdian ini diselenggarakan selama empat hari, mulai dari tanggal 21 hingga 24 Agustus 2025.

IMIKS BERJEJAK merupakan program dari divisi Pengabdian Masyarakat dan menjadi program baru IMIKS yang digagas oleh kabinet ADHIKARA. Kegiatan program ini berfokus pada pengabdian masyarakat di desa dan melibatkan tidak hanya anggota IMIKS, tetapi juga relawan lintas jurusan dan universitas di Medan, seperti Universitas Negeri Medan (UNIMED), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), serta beberapa perguruan tinggi lainnya. Sebelum diterjunkan, para relawan terlebih dahulu mengikuti proses seleksi yang dilakukan panitia. Selanjutnya, mereka dikelompokkan ke dalam tiga bidang, yaitu pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

Dengan mengangkat tema Membangun Literasi Digital untuk Desa Berdaya dan tagline “Smart People for Smart Village”, pengabdian masyarakat ini dirancang dengan konsep utama memberikan sosialisasi terkait smart village yang berfokus pada pilar smart people. Melalui konsep ini, berbagai kegiatan diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi digital dalam pembangunan berkelanjutan sehingga mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan sehari-hari sekaligus mendorong kemandirian masyarakat.

Ketua Panitia IMIKS Berjejak, Anita Maisaroh, menjelaskan alasan pemilihan Desa Cinta Rakyat sebagai lokasi pengabdian. Menurutnya, desa ini memiliki potensi besar sebagai pemasok sayur-mayur nomor satu di Tanah Karo. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, dengan meningkatkan kemampuan literasi digital dan penggunaan teknologi, masyarakat desa nantinya mampu membangun desa dengan memanfaatkan potensi serta penggunaan teknologi secara optimal.

Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai program yang menyasar seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi sosialisasi smart village dan praktik pemanfaatan digitalisasi melalui ponsel, seperti Shopee Affiliate. Selain itu, panitia juga mengadakan layanan cek kesehatan gratis, kegiatan prakarya, serta edukasi pengelolaan sampah bagi anak-anak desa.Tidak hanya itu, relawan turut memberikan sosialisasi dan praktik penggunaan platform desain grafis, edukasi kesehatan mengenai konsep “Isi Piringku” kepada remaja, serta kegiatan bersama lansia berupa senam dan penyuluhan kesehatan. Sebagai penutup, IMIKS Berjejak juga memproduksi konten promosi untuk memperkenalkan potensi Desa Cinta Rakyat kepada masyarakat luas.

Selain itu, Anita juga menjelaskan bahwa perencanaan dan persiapan IMIKS BERJEJAK telah dilakukan sejak bulan Juni, kegiatan ini didukung dengan saran dan nasihat langsung dari pihak program studi. Dalam persiapannya, panitia sempat mengalami berbagai kendala khususnya terkait dana dan sarana prasarana untuk mendukung jalannya kegiatan. Namun, seluruh tantangan tersebut dapat diatasi melalui kerja sama panitia dan relawan.

“Harapan saya, masyarakat lokal Desa dapat merasakan manfaat nyata dari kegiatan IMIKS BERJEJAK, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan literasi digital yang mendukung kemandirian. Bagi seluruh panitia dan relawan, saya berharap pengalaman ini menjadi sarana pengamalan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan serta mampu menumbuhkan kepedulian sosial dan komitmen untuk terus berkontribusi bagi masyarakat” ungkap Anita.

Muhammad Fathur Ammar, selaku Ketua Umum IMIKS mengungkapkan harapannya untuk seluruh panitia dan relawan setelah mengikuti IMIKS BERJEJAK. “Untuk seluruh panitia dan relawan yang telah mengikuti, semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif berupa peningkatan kualitas dan kompetensi kawan-kawan. Tidak hanya menerapkan ilmu-ilmu yang telah mereka pelajari tetapi kegiatan ini juga menambah pengetahuan dari masyarakat lokal disana,”tutur Fathur. Ia juga berharap, program kerja IMIKS BERJEJAK ini dapat dilanjutkan kembali di tahun-tahun berikutnya dengan lebih baik lagi.

Redaktur: Fatimah Roudatul Jannah

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.