SUARA USU
editorial

Implementasi Nilai-nilai Sila Pancasila dalam Kehidupan Kampus

Oleh: Okto Situmeang 

Suara USU, Medan. Pancasila merupakan landasan hidup berbangsa dan bernegara bagi masyarakat Indonesia terkhususnya mahasiswa, nilai-nilai yang terkandung pada setiap sila Pancasila sangat berhubungan erat dengan kondisi sosial masyarakat Indonesia yang majemuk dan heterogen.

Seiring dengan perkembangan zaman dan hadirnya globalisasi, maka pemahaman dan rasa cinta terhadap Pancasila sudah mulai berkurang. Hal ini berdampak buruk terhadap seluruh elemen bangsa Indonesia, khususnya para generasi muda.

Secara tidak langsung globalisasi memberikan kesempatan besar bagi kebudayaan asing untuk masuk ke Indonesia, hal ini diperkuat dengan semakin rendahnya rasa bangga dari generasi muda menjadi bagian dari Bangsa Indonesia.

Sebagai mahasiswa dan generasi muda harapan bangsa ada beberapa bentuk-bentuk tindakan yang dapat kita lakukan sebagai wujud Implementasi Pancasila dalam lingkungan kampus :

1.Implementasi Sila Ketuhanan yang Maha Esa

Dalam kehidupan kampus implementasi sila pertama dapat diwujudkan dengan saling menghormati antara pemeluk agama yang berbeda dan tidak memaksakan suatu ajaran agama terhadap orang lain. Implementasinya juga dapat ditunjukkan dari tindakan yang nyata, seperti menghormati kegiatan Ibadah dari pemeluk agama sesama anggota kampus dan tidak menjelek-jelekkan ajaran agama lain.

 

2. Implementasi Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Dalam penerapannya, sila ini menjamin seluruh warga negara untuk memiliki kewajiban dan hak yang sama. Bentuk tindakan nyata yang bisa kita tunjukkan di kampus adalah menghindari perilaku bullying karena merupakan wujud dari ketidakadilan dan aktif dalam mengikuti kegiatan-kegiatan kemanusiaan.

 

3. Implementasi Sila Persatuan Indonesia

Dengan adanya persatuan dan kesatuan menjadi modal utama yang harus dimiliki oleh suatu bangsa dalam menciptakan kemajuan dan kejayaan, sebuah bangsa yang besar dan memiliki teknologi yang maju dapat juga mengalami kemunduran dan kehancuran apabila tidak memiliki persatuan yang kokoh dan rakyatnya tidak memiliki jiwa nasionalisme. Implementasi sila ketiga ini dapat dilakukan melalui tindakan nyata di kampus yaitu meningkatkan rasa nasionalisme dan semangat cinta tanah air dan mengadakan kegiatan-kegiatan positif dalam memelihara persatuan dan kesatuan seperti : Webinar bela negara dan kegiatan gotong royong.

 

4. Implementasi Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan dalam permusyarawatan Perwakilan

Penerapan sila ke 4 juga sangat penting dilakukan di lingkungan kampus untuk menciptakan persaingan yang sehat dalam sebuah organisasi dan memunculkan pemimpin yang sesuai dengan yang diharapkan. Bentuk tindakan nyata dalam penerapan Sila ke 4 di lingkungan kampus adalah membuat jadwal Rrpat organisasi yang disetujui oleh semua anggota dan membuat kegiatan dialog terbuka antara dosen dan mahasiswa mengenai program-program kampus.

 

5. Implementasi Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Pancasila yang dilambangkan dengan lambang padi dan kapas yang merujuk pada persamaan hak yang dimiliki oleh setiap warga negara, namun saat ini sangat sulit untuk menemukan nilai-nilai keadilan dikarenakan mulai pudarnya rasa cinta generasi muda terhadap Pancasila dan berkurangnya nilai-nilai kejujuran. Suatu tindakan nyata yang dapat kita lakukan dalam lingkungan Kampus sebagai implementasi sila kelima Pancasila adalah pemberian fasilitas yang merata bagi seluruh mahasiswa kampus tanpa saling membeda-bedakan, misalnyamemberikan izin akses yang sama bagi mahasiswa dalam meminjam buku ke perpustakaan dan senior memberikan kesempatan kepada junior untuk aktif dalam kegiatan kampus.

Redaktur: Yessica Irene


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Makna Natal di Tengah Pandemi

redaksi

Telisik Lebih Dalam, Tinta Hitam Penggusuran di Kota Medan

redaksi

Kenali dan Lawan Toxic Masculinity!

redaksi