SUARA USU
Featured Tempat

Keindahan Tapaktuan di Aceh Selatan

Penulis: Syakirah Amilia A. Dalimunthe

Suara USU, Medan. Siapa yang tidak mengenal Provinsi Aceh yang berada di Pulau Sumatera? Apalagi, dengan keindahan laut di Aceh sudah bukan rahasia lagi. Di Provinsi Aceh, banyak sekali keindahan laut yang sudah dijadikan pariwisata, seperti Pantai Teupin Layeu, Pantai Pasir Putih Lhok Me, Pantai Lamuk, dan lainnya. Kali ini, penulis akan mengulas mengenai keindahan salah satu kabupaten di Provinsi Aceh yang memiliki keindahan serta kealamian baharinya.

Kabupaten Aceh Selatan adalah salah satu kabupaten dari Provinsi Aceh yang berada di sebelah kiri pulau Sumatera. Kabupaten Aceh Selatan terdiri dari 18 kecamatan dan ibukotanya adalah Tapaktuan. Jarak antara Medan ke Tapaktuan sekitar 359 Km dan memakan waktu sekitar 10 jam. Untuk menuju ke Tapaktuan, kita akan melewati jalur Brastagi dikarenakan belum adanya jalan tol untuk menuju kesana. Selama perjalanan menuju Kota Tapaktuan, jalan masih banyak berliku namun ketika sudah sampai di Kabupaten Aceh Selatan kita akan melihat pemandangan lautan.

Kota Tapaktuan sering disebut juga sebagai kota Naga. Kota ini memiliki keindahan yang tersembunyi, yaitu kealamian serta keindahan lautnya. Tapaktuan dinamakan dari seorang Syeikh yang bernama Tuan Tapa. Legenda Tapaktuan mengenai seorang Syeikh yang melawan dua naga semakin memperkuat mengapa kota ini disebut juga sebagai kota Naga. Legenda ini juga diperkuat oleh keberadaan Tapak Tuan Tapa yang berada di kota Tapaktuan.

Tapaktuan memiliki keindahan laut yang masih sangat alami dan segar untuk dipandang. Keasrian dari air laut masih terlihat sangat jelas di laut Tapaktuan. Setiap sorenya, banyak warga yang duduk untuk makan, mencari ketenangan atau sekedar berfoto-foto di pinggir kota Tapaktuan untuk melihat keindahan lautnya. Selain itu, saat sore pemandangannya juga sangat indah dan cocok untuk dijadikan tempat melepas penat.

Laut di Tapaktuan masih belum terlalu dijamah oleh banyak orang dikarenakan pariwisata di kota ini masih belum maju. Oleh sebab itu, keindahan laut di Tapaktuan sangat terlihat asri. Karena dikelilingi oleh laut, udara di Tapaktuan terasa panas namun tidak gerah. Menjelang sore hingga ke malam, udaranya akan terasa dingin dan sejuk. Apabila sedang musim hujan di Kota Tapaktuan, hujannya terasa seperti menangis dan menyerbu perumahan yang ada di kota Tapaktuan.

Kota Tapaktuan juga terkenal dengan buah pala. Di kota ini, buah pala diolah menjadi minyak untuk urut dan untuk mengurangi kembung, manisan dan minuman seperti sirup dan ber pala. Namun, ber pala ini tidak menyebabkan mabuk. Beberapa tempat wisata atau rumah makan di Kota Tapaktuan pasti selalu menyediakan makanan atau minuman yang berhubungan dengan buah pala.

Wisata yang paling terkenal di Kota Tapaktuan ini adalah Tapak Tuan Tapa. Tapak Tuan Tapa berada di atas bebatuan di pinggir laut Samudera Indonesia. Dari tempat Tapak Tuan Tapa, kita dapat memandang luas ke arah Samudera Indonesia. Ada sekitar 100 anak tangga yang harus dilewati untuk melihat keindahan Tapak Tuan Tapa dan Samudera Indonesia.

Setelah menjelaskan mengenai keindahan kota ini, apakah kalian sudah tidak sabar untuk melihat keindahan laut di Kota Tapaktuan? Namun, penulis tetap berharap kealamian kota Tapaktuan tetap terjaga walaupun sudah banyak orang yang mengetahui tentang kota ini.

Artikel ini merupakan publikasi tugas mata kuliah Dasar-dasar Jurnalistik dengan Dosen Pengampu: Emilia Ramadhani, S.Sos., S.Psi., M.A.

Redaktur: Anna Fauziah Pane

Related posts

Menguak Sisi Lain dari Tembung

redaksi

Hari Perempuan Internasional: Sudahkah Perempuan Sejahtera?

redaksi

Berawal dari Garasi Bekas, Rumah Baca Pensil Kayu Tingkatkan Literasi Anak-Anak Simalungun

redaksi