SUARA USU
Life Style

Kenali Tipe-Tipe Mahasiswa Saat Liburan!

Penulis: Juwita Pobian Lubis

Suara USU, MEDAN. Libur merupakan hal yang dinantikan oleh mahasiwa. Meski terbilang singkat, liburan semester ganjil ternyata sangat ditunggu-tunggu oleh mahasiswa setiap tahunnya. Banyak wacana yang sudah direncanakan untuk menghabiskan waktu liburannya. Nah, berikut tipe-tipe mahasiswa ketika menghabiskan waktu liburan.

1. Si Pengejar Cuan

Tipe ini biasanya orang yang mandiri dan tidak bergantung pada uang orang tua. Ketika musim liburan tiba, ada berbagai cara menghasilkan uang supaya kegiatan tidak hanya menghabiskan uang seperti menjadi fotografer lepas, driver, barista, penulis, content creator, dan lain-lain. Waktu liburan mereka manfaatkan untuk mengumpulkan uang. Entah digunakan sebagai modal menghadapi semester yang akan datang, membayar Uang Kuliah Tunggal, atau pemenuhan target lainnya.

2. Si Self Healing

Setelah merasakan perjuangan, tangis dan kekecewaan selama satu semester, biasanya kebanyakan mahasiswa memiliki misi untuk memulihkan dirinya. Satu kata yang selalu terucap kala mereka mengahadapi tuntutan dan tekanan adalah; self healing. Kita sangat familiar dengan ini, kala kita disibukkan dengan berbagai macam aktivitas dan semua sifat manusia yang menjenuhkan. Tentu, pada masa liburan seperti sekarang, misi itu bakal dituntaskan entah dengan me time, menonton film favorit, membuat jurnal pribadi, dan sebagainya.

3. Si Petualang

Mahasiswa petualang, liburan tidak afdol rasanya tanpa traveling. Serasa liburan virtual. Itulah kesan pertama ketika ngintip isi media sosial para mahasiswa petualang. Hobi berpetualang tak hanya dimiliki oleh mereka yang sudah dewasa. Mahasiswa juga punya hobi berpetualang, mengingat mayoritas mahasiswa berada pada usia di mana mereka mencapai rasa ingin tahu yang besar. Traveling memang menyenangkan, tak jarang mahasiswa menghabiskan liburannya dengan kegiatan ini bersama teman-temannya. Namun, traveling tidak hanya mengajarkan kepada mereka mengenai tempat baru tapi juga mengetahui persepektif yang berbeda, memperlajari budaya baru dan masih banyak lagi.

4. Si Ambis

Seminggu pertama liburan, jiwa si ambis bergejolak. Setiap jam kerjaannya cuma di depan layar sembari memonitor nilai di portal. Belajar online seperti mengikuti kursus dan program-rogram untuk mengisi kekosongan. Nilai yang tinggi, tapi semangat juangnya belum mati. Cepat-cepat membuat rencana kuliah, kemudian mencari tahu kelas mana saja yang akan diisi buat semester depan. Makan tak enak, tidur tak tenang. Sesekali berhenti sejenak yuk, otak dan tubuhmu juga perlu istirahat loh!

5. Si Ngebet Wisuda

Banyak mahasiswa yang menganggap liburan semester merupakan hal biasa. Umumnya mahasiswa tingkat akhir adalah mereka yang telah menyelesaikan jadwal mata kuliah dan sedang menghadapi tugas akhir, skripsi. Liburan semester jadi momen yang tepat, bagi mereka melaju dengan cepat. Lantaran dosen pembimbing tidak ada jadwal mengajar dan perpustakan tidak terlalu ramai. Jadi sangat memungkinkan bagi mereka mendapatkan referensi yang dibutuhkan.

6. Si Mager

Suasana nyaman dan santai saat liburan, membuat bayang kerja dan seluruh tanggung jawabnya menjadi beban. Tidak jarang kemudian mahasiswa menjadi malas gerak atau mager. Syndrome mager setelah liburan seringkali dialami karena terlalu asyik menikmati liburan dan rebahan seharian. Tidak jarang kamu seperti tertatih-tatih menjalani rutinitas sehari-hari. Gejala yang sering terjadi juga jika mahasiswa merasa tertekan saat kuliah, mereka lebih memilih memalaskan diri di rumah. Tipe mahasiswa yang liburan seperti ini kadang-kadang suka mengunggah status yang tidak jelas tentang curhatannya selama liburan yang tidak melakukan kegiatan. Sehingga kadang liburan mereka tidak melakukan hal yang berarti. Tapi, sisi positifnya mereka lebih mengistirahatkan tubuh.

Nah, demikianlah tipe-tipe mahasiswa saat menjalankan libur semesternya. Hayo… kira-kira, kamu termasuk yang mana ya?

Redaktur : Wiranto Asruri Siregar


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Budaya Generasi Milenial: Nugas di Kafe, Beneran Ngerjain Tugas?

redaksi

Budaya Ngaret, Menyebalkan dan Berdampak Negatif

redaksi

Kesiangan Sahur? Ini Tips Agar Tetap Semangat Walau Tidak Sahur

redaksi