SUARA USU
Opini

Kontroversi Kepemimpinan Muhammad Aziz Syahputra di BEM USU

Reporter : Halim/Jane/Lutfiah/Grace

Suara USU, Medan . Kontroversi yang melingkupi kepemimpinan Muhammad Aziz Syahputra sebagai Presiden Interim Universitas Sumatera Utara (USU) telah menimbulkan banyak pertanyaan dan mengecewakan di kalangan mahasiswa. Sebagai pimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) USU, Aziz seharusnya menjadi penyambung lidah dan wadah untuk melahirkan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi mahasiswa di kampus. Namun hingga saat ini, banyak program yang dijanjikan oleh BEM tidak terlaksana dengan baik, meninggalkan kesan kurang sentuhan langsung dari kinerja BEM dalam memperjuangkan kepentingan mahasiswa di kampus.

Selain itu, kehadiran Aziz Syahputra dalam kegiatan eksternal dengan jabatannya sebagai Ketua BEM USU telah menimbulkan pertanyaan tentang keseriusannya dalam menjalankan program kerja yang telah mengundangnya. Mahasiswa USU mulai meragukan komitmen Aziz dalam memenuhi tanggung jawabnya sebagai pemimpin lembaga eksekutif yang mewakili mahasiswa. Kegiatan di luar kampus yang seringkali mendominasi masa jabatannya sebagai Ketua BEM mengurangi rasa percaya mahasiswa terhadapnya.

Pentingnya kepemimpinan yang efektif dan akuntabel dalam lingkungan akademis tidak bisa diabaikan. Mahasiswa memiliki ekspektasi tinggi terhadap pemimpin mereka dalam mengatasi permasalahan di kampus. Kepemimpinan Aziz Syahputra di BEM USU mencerminkan tantangan yang dihadapi organisasi mahasiswa dalam menghadapi dinamika internal dan eksternal. Dalam wawancara terbaru, Aziz menyebutkan tertundanya pemilihan karena fokus pada regenerasi kampus, namun mahasiswa tetap skeptis terhadap kemajuan yang memberitakan dan menuntut transparansi serta akuntabilitas dalam kepemimpinannya.

Dalam konteks ini, penting bagi pemimpin mahasiswa seperti Aziz untuk memprioritaskan tugas internalnya dan memastikan bahwa program-program yang dijanjikan kepada mahasiswa dapat terlaksana dengan baik. Ini merupakan kunci untuk membangun kepercayaan kembali dalam kepemimpinan mahasiswa dan memperkuat partisipasi mahasiswa dalam proses demokratis di kampus.

Redaktur : Feby Simarmata

Related posts

Pentingnya Public Speaking Bagi Mahasiswa

redaksi

Fenomena Mutualisme dalam Pertemanan Mahasiswa: Saling Memanfaatkan?

redaksi

Tamparan Will Smith Dan Cara Berpikir Masyarakat Kita

redaksi