Sumber foto: tripelaketoba.com
Oleh: Artha Gracia Manalu
Suara USU, Medan. Kue Talam adalah salah satu jajanan tradisional yang dikenal luas di berbagai daerah di Indonesia. Namun, setiap daerah memiliki ciri khasnya masing-masing, mencerminkan kekayaan kuliner Nusantara yang begitu beragam. Salah satunya berasal dari Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), yakni kue talam Tarutung. Keunikan dan kekhasan kue ini menjadikannya kebanggaan masyarakat lokal dan daya tarik bagi wisatawan.
Kue talam Tarutung memiliki ciri khas yang membedakannya dari kue talam di daerah lain. Teksturnya yang lembut dan lumer di mulut menjadi daya tarik utama. Tidak seperti kue talam pada umumnya yang berbentuk padat dan kenyal, kue ini menyerupai bubur sumsum. Hal ini membuatnya mudah dinikmati oleh segala usia, termasuk anak-anak dan orang tua.
Kue ini dibuat dari bahan dasar tepung beras yang dipadukan dengan gula merah untuk lapisan bawah yang manis, serta santan kental untuk lapisan atas yang gurih. Perpaduan rasa manis dan gurih ini menciptakan harmoni yang khas.
Tidak hanya soal rasa, kue ini hanya dapat ditemukan di Pasar Tradisional Tarutung pada hari Sabtu. Hal ini mencerminkan tradisi lokal yang unik, di mana hari Sabtu menjadi momen khusus bagi masyarakat untuk berkumpul, berbelanja, dan menikmati kuliner khas daerah. Bagi para perantau, kue talam Tarutung adalah sajian yang selalu dirindukan. Setiap kali mereka pulang kampung, pasar tradisional menjadi destinasi wajib untuk mendapatkan kue ini.
Redaktur: Afrahul Fadhillah Parinduri
Leave a comment