SUARA USU
Kabar Kampus

Mengenal Lebih Dekat Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Fakultas Kehutanan USU

Oleh: Muhammad Dimas

Suara USU, Medan. Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Kehutanan USU memasuki babak baru. Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Fakultas Kehutanan USU akan dilaksanakan dan diikuti oleh calon tunggal.

Calon yang mengikuti kontestasi pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Fakultas Kehutanan USU adalah pasangan Muhammad Irsyad Yusma dan Dio Ananda Pulungan.

Muhammad Irsyad Yusma memiliki rekam jejak yang panjang di Fakultas Kehutanan USU, laki-laki kelahiran Jakarta tahun 1999 pernah memegang jabatan sebagai Koordinator lapangan oprec Rain Forest Generasi 9, Koordinator Asisten Praktikum Ekologi Hutan, Ketua Panitia pembagian bibit hari bakti rimbawan dan masih banyak lagi. Irsyad juga merupakan anggota aktif Humas Rain Forest dan Anggota IMKA (Ikatan Mahasiswa Karo).

Sama seperti pasangannya, Dio Ananda Pulungan juga telah malang melintang dalam banyak kegiatan kehutanan sebut saja sebagai Koordinator PTT Oprec Rain Forest Generasi 9, Laki-Laki kelahiran Medan tahun 2000 ini juga terlibat sebagai Anggota Panitia Pembagian Bibit Hari Bakti Ribawan, Kepala Divisi PTT Seminar Nasional Silvikultur dan aktif sebagai anggota English Club Rain Forest.

Pasangan ini disebut sebagai “Pasangan Perubahan”. Ketika ditanyai mengenai filosofi dari sebutan Pasangan Perubahan, Irsyad menjelaskan, “kami ingin melakukan perubahan di Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Kehutanan USU, kami mengajak seluruh civitas akademika dan Lembaga terkait di Fakultas Kehutanan untuk sama-sama dapat mengubah kita ini menjadi lebih baik dan bermamfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar”.

Menjadikan Pema Fahutan USU sebagai Lembaga yang representatif , peduli dan responsif merupakan kunjungan dari pasangan ini, “Langkah yang kami lakukan demi mensukseskan visi kami itu dengan bekerja sama dengan setiap elemen masyarakat kehutanan agar visi dari pasangan perubahan dapat terwujud,” tutur Dio sebagai wakil calon Gubernur FAHUTAN USU.

Pasangan ini juga memiliki 4 Program Unggulan yaitu Forest Competition, Lingkar Rimba, Rimbawan Peduli, dan In Ser Care.

Forest Competition sendiri merupakan program perlombaan minat dan bakat mahasiswa/i FAHUTAN USU yang bertujuan untuk meningkatkan dan menggali potensi mahasiswa/i. Pasangan ini mengatakan akan mewadahi seluruh aspirasi mahasiswa/i mengenai perlombaan yang akan diselenggarakan.

“Untuk jangka waktu tidak menutup kemungkinan diadakan sekali setahun, beberapa kali dalam setahun,” jelas Irsyad.

Lingkar Rimba adalah program yang dibentuk sebagai wadah diskusi untuk segala problematika yang dialami mahasiswa/i FAHUTAN USU, UKM, dan problematika pegawai yang terjadi di FAHUTAN USU.

Rimbawan Peduli merupakan aksi nyata bentuk kepedulian yang bergerak di atas dasar Nurani sebagai mahasiswa terhadap problematika yang ada dilingkungan Fahutan USU maupun diluar Fahutan USU. Irsyad juga menambahkan, “untuk contohnya kami sudah mengadakan acara seperti seminar atau pertemuan pada masyarakat sekitar mengenai KARDUTLA untuk membentuk masyarakat peduli api”.

IN SER CARE merupakan singkatan dari Information, Service, dan Care . Program ini berupa pelayanan yang menampung dan mengalirkan informasi baik dalam akademik maupun non akademik. Penerapannya dengan menyediakan pengaduan pengaduan untuk mahasiswa/i FAHUTAN USU dalam menyampaikan masalah yang dihadapinya dan juga Pema Fahutan USU akan memiliki departemen internal guna mendukung program unggulan ini.

Dio Ananda sebagai calon wakil Gubernur FAHUTAN USU juga mengungkapkan, “pesan dari saya untuk mahasiswa/i FAHUTAN USU agar dapat membantu dan saling membantu membantu program-program dari PEMA FAHUTAN USU serta bisa menyampaikan kritik atau saran terhadap PEMA FAHUTAN USU nantinya”.

Ketika berharapnya mengenai Kampus Fakultas Kehutanan US yang akan pindah ke Kwala Bekala Dio Ananda juga, “harapannya untuk kita kedepannya agar fasilitas di kampus Kwala Bekala lengkap seperti transportasi untuk disana, yang kita ketahui menuturkan hanya satu bus yang beroperasi kedepannya agar ditambah lagi armadanya dan rutenya pergi-pulang tidak hanya satu arah saja, dan kantin serta tempat cetak fotokopi /penjualan ATK agar kedepannya ada. Semoga Kampus Kehutanan mengalami kemajuan yang baik demi menghasilkan lulusan yang terbaik. Serta untuk para mahasiswa/i kedepannya lebih semangat lagi untuk kuliah, kita tau juga bahwasannya jarak disana juga jauh tapi jarak bukan sebagai pengahalang, harapan saya kedepannya untuk FAHUTAN Juara,” tutup Dio.

Redaktur: Yessica Irene


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Terpilih Jadi Ketua Baru IMIP USU, Ini Target Utama Christoper

redaksi

Belajar di Luar Negeri, Awardee IISMA : Kepercayaan Diri Adalah Kunci

redaksi

Orasi Ilmiah pada Dies Natalis Ke-70 Fakultas Hukum USU, Bersama Komitmen Menuju Internasionalisasi

redaksi