SUARA USU
Life Style

Mengenal Lebih Dekat RRI, Radio Negara yang Masih Ada Sampai Sekarang

Penulis: Angelin Hutagalung/Emma Amelia

Suara USU, Medan. Bagi anak muda generasi sekarang, radio mungkin bukan satu hal yang melekat di kehidupan sehari-hari. Kendati demikian, radio masih menjadi media komunikasi yang berjalan hingga saat ini, lho. Salah satunya RRI.

Radio Republik Indonesia (RRI) adalah jaringan radio tertua di Indonesia yang kedudukannya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. RRI sering dikenal sebagai ‘saksi proklamasi Indonesia’. RRI memiliki tugas untuk memberikan pelayanan informasi, pendidikan, hiburan sehat, kontrol dan perekat sosial, serta melestarikan budaya daerah melalui penyiaran radio yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

RRI berdiri pada tanggal 11 September 1945 sehingga diperingati juga sebagai Hari Radio Nasional hingga saat ini. RRI merupakan radio milik pemerintah yang mulanya didirikan setelah adanya rapat utusan 6 radio di rumah Adang Kadarusman. Dari hasil rapat maka terpilihlah Dr. Abdulrahman Saleh sebagai pemimpin umum RRI.

Perkembangan RRI tidak terlepas dari keterkaitan kependudukan Belanda dan Jepang saat menguasai Indonesia. Adanya perkembangan penyebaran siaran oleh RRI termasuk adanya peran radio dalam mengkampanyekan propaganda Jepang ke masyarakat Indonesia hingga penyampaian kemerdekaan Indonesia.

Mengikuti era digitalisasi, RRI telah mempunyai aplikasi radio digital, RRI Digital. Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis. RRI Digital ini diisi dengan fitur-fitur dan konten menarik serta bermanfaat. Adanya RRI Digital dapat memudahkan orang untuk mendengarkan siaran radio di manapun dan kapanpun.

RRI memiliki 4 programa yaitu Pro 1, Pro 2, Pro 3, dan Pro 4. Pro 1 identik dengan ‘swalayan’ dengan kata lain pada program ini ditujukan kepada semua kalangan usia. Di pagi hari terdapat program religi, dilanjutkan program anak-anak dan dewasa, serta terdapat acara dialog dan menyajikan lagu 90-an. Kemudian, Pro 2 ditujukan langsung untuk orang muda remaja, terutama generasi Z, dengan slogan andalannya, ‘Teman Terbaik Kamu’. Programa ini menyiarkan musik terbaru baik dari musisi dalam maupun luar negeri, hiburan, gaya hidup, dan informasi tentang remaja lainnya.

Pro 3 merupakan kanal RRI yang khusus memberikan siaran berita terbaru (news). Di jam tertentu, kanal ini akan memutar lagu-lagu Indonesia. Slogan RRI Pro 2 adalah ‘Terus Mengudara Untuk Indonesia’. Program terakhir yaitu Pro 4 menyajikan segmen budaya, seperti musik daerah dan pengenalan kebudayaan daerah.

Untuk penyesuaian lagu – lagu sebagai salah satu konten yang sering diminati, RRI menata pilihan lagu – lagu sehingga tidak seluruh lagu disiarkan. Penyesuaian lagu dapat berupa tema ataupun pemasaran lagu band lokal hingga lagu yang trending.

Dilansir dari goodnewsfromindonesia.id, jumlah stasiun siaran RRI ada sebanyak 99 titik di ibu kota provinsi dan kota-kota besar dengan 26 stasiun siaran dari Pulau Sumatera, 16 stasiun siaran dari Pulau Jawa, 10 stasiun siaran dari Pulau Kalimantan, 8 stasiun siaran dari Pulau Bali-Nusa Tenggara, 11 stasiun siaran dari Pulau Sulawesi, dan 16 stasiun siaran dari Pulau Papua-Maluku. Jangkauan stasiun RRI masih 19% di Indonesia atau ⅕ bagian dari seluruh kab/kota di Indonesia.

Diharapkan para generasi muda Indonesia dapat menggunakan jasa atau fitur dari aplikasi digital RRI sebagai sumber informasi dan pengetahuan sehingga RRI tetap dikenal oleh lapisan masyarakat di era digitalisasi sekarang.

Redaktur: Anna Fauziah Pane


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Rapat Sampai Larut Malam dan Pengumpulan Dana Melalui Ngamen, Apakah Masih Relevan?

redaksi

Persiapan Tuntas Menuju Tahun Baru: Check List Hal-Hal yang Harus Dilakukan

redaksi

Si Paling Perasa, Kenali Apa Itu Emotional Sponge

redaksi