SUARA USU
Life Style

Mengenal Ritme Sirkardian Untuk Hidup yang Lebih Sehat

Sumber foto : SNOWE

Penulis : Emma Amelia

Suara USU, Medan. Apakah kamu tahu tubuh kita memiliki ‘jam biologis’? Jam biologis ini sangat penting dan berpengaruh bagi mekanisme fungsi internal tubuh. Jam biologis dikenal juga dengan ritme sirkadian. Yuk, kenalan dengan ritme sirkadian!

Ritme sirkadian adalah salah satu sistem internal tubuh yang membantu tubuh bertransisi selama 24 jam dan memastikan organ tubuh bekerja optimal. Fungsi utama ritme sirkadian ialah mengatur siklus bangun dan tidur manusia. Siklus bangun dan tidur ini rupanya berpengaruh terhadap metabolisme lainnya dalam tubuh sehingga ritme sirkadian juga mengatur suhu tubuh, pencernaan, kebiasaan makan, pelepasan hormon, dan fungsi penting tubuh lainnya.

Ritme sirkadian dipengaruhi beberapa faktor yakni lingkungan, hormonal, dan suhu tubuh. Cara kerja ritme sikardian pada faktor lingkungan, khsusunya pencahayaan, dimulai dari mata yang merespon cahaya dan akan diteruskan ke bagian otak dalam bentuk sinyal atau respon penanda untuk tidur atau bangun, serta membuat tubuh lebih waspada atau lelah. Pada faktor hormonal yakni pada hormon melatonin dan kortisol. Hormon melatonin akan dihasilkan lebih banyak pada malam hari sehingga menyebabkan rasa kantuk. Sebaliknya, hormon kortisol lebih banyak diproduksi pada pagi hari sehingga kita menjadi lebih waspada. Pada faktor suhu tubuh, terjadi penurunan suhu saat kita tidur dan peningkatan suhu selama kita terjaga. Maka dari itu, kita menjadi nyenyak saat tidur karena adanya ritme sirkadian ini.

Ritme sirkadian terpusat di otak dan prosesnya berjalan dengan siklus matahari. Cepat atau lambatnya ritme sirkadian berdampak bagi mekanisme tubuh, serta sistem mental dan fisik. Dampaknya membuat kita menjadi sulit tidur, kualitas tidur terganggu, rasa lelah esktrim di siang hari, hingga terganggunya proses metabolisme.

Beberapa pemicu terganggunya sistem sirkadian, antara lain :

  1. Adanya perubahan jam kerja

  2. Kebiasaan begadang

  3. Berpergian ke wilayah dengan zona waktu berbeda

  4. Kondisi kesehatan mental

  5. Kebiasaan tidur yang buruk

Solusi utama yang dapat dilakukan agar ritme sirkadian tetap normal ialah menjaga jadwal tidur yang teratur. Coba untuk tidur pada waktu yang sama setiap malam dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, serta lakukan di akhir pekan agar dapat dipelajari oleh tubuh. Solusi lainnya ialah membuat rutinitas harian, rutin olahraga, hindari kafein di malam hari, hindari gadget menjelang waktu tidur, dan lakukan meditasi atau membaca buku menjelang waktu tidur.

Itulah sedikit perkenalan mengenai ritme sirkadian. Ritme ini perlu dijaga dengan baik agar tetap berfungsi optimal dan tubuh kita akan terjamin sehat. Yuk, mulai buat jadwal tidur dan aktivitasmu menjadi lebih baik!

Redaktur : Lita Amalia


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Tidak Selalu Negatif, Kenali Jenis-Jenis Stres Berikut!

redaksi

Brunch Menjadi Kebiasaan di Kalangan Mahasiswa, Sehat atau Tidak?

redaksi

Latto Latto Meresahkan atau Menyenangkan?

redaksi