SUARA USU
Kabar Kampus

Patologi Industri Sosial

Penulis: Nur Asia Aji Siambaton
Suara USU, Medan. Masalah sosial yang biasa juga disebut sebagai disintegrasi sosial atau disorganisasi sosial adalah salah satu diskursus polemik lama yang senantiasa muncul di tengah-tengah kehidupan sosial yang disebabkan dari produk kemajuan teknologi, industrialisasi, globalisasi, dan urbanisasi. Polemik tersebut berkembang dan membawa dampak tersendiri sepanjang masa. Masalah sosial yang dimaksud adalah gejala-gejala yang normal dalam masyarakat, seperti norma-norma, kelompok sosial, lapisan masyarakat (stratifikasi sosial), pranata sosial, proses sosial, perubahan sosial dan kebudayaan, serta realitasnya.

Dalam ilmu sosial, perubahan yang terjadi dalam masyarakat inilah yang disebut dengan perubahan sosial. Perubahan sosial dapat berupa perubahan sosial ke arah positif dan negatif. Kedua bentuk perubahan ini sangat rentan terjadi di masyarakat. Perubahan sosial yang cenderung ke positif adalah suatu hal yang harus dimiliki oleh setiap masyarakat, namun perubahan sosial yang mengarah ke negatif seperti penyakit masyarakat adalah suatu masalah yang harus dihindari.

Dalam hal ini, Simuh mengatakan bahwa perubahan sosial yang bersifat negatif ini timbul dari kenyataan akan adanya unsur-unsur yang saling bertentangan di dalam kehidupan bermasyarakat.Semakin meningkatnya gejala patologi sosial di suatu masyarakat, kondisi masyarakat akan semakin tidak stabil. Berbagai macam permasalahan sosial yang kita baca di media cetak dan disaksikan di media elektronik seakan-akan mengancam ketenteraman kita bersama.

Dalam ilmu Sosiologi Industri lebih menekankan bagaimana kita dalam menghadapi dunia industri dengan mengenal lebih dalam pola ekonomi maupun struktur di dunia industri itu sendiri. Selain itu fokus utama pada sosiologi industri juga lebih menekankan pada struktur ekonomi dan industrinya. Memahami masyarakat yang memiliki berbagai karakter khususnya pada dunia industri memberikan kesempatan sendiri pada masayarakat seperti kita untuk bisa melihatnya. Dalam proses tersebut bisa kita lihat dalam Modal Sosial di dalam masyarakat industri.

Modal sosial atau biasa disebut jaringan / hubungan sosial didalam masyarakat bisa kita mengetahui bagaimana pola interaksi ataupun pola industri di dalam masyarakat industri.

Adanya konsep modal sosial ini masih menjadi konsep yang sering ditekankan dalam masyarakat terlebih lagi dalam sebuah kelompok usaha kecil yang berkembang didalam masyarakat yang mengajak serta masyarakat lainnya untuk berkembang bersama. Akan tetapi hal tersebut tidaklah mudah, melihat faktor ekonomi yang mempengaruhinya.
Oleh karna itu, solusi dari masalah tersebut adalah mengajak masyarakat dalam hal yang positif dengan mendirikan sebuah kelompok untuk membangun industri yang nantinya memberikan keuntungan bersama serta memberikan nilai yang positif didalam masyarakat, jugaMembangun sebuah kepercayaan didalam masyarakat membutuhkan ketekatan yang kuat, terlebih lagi membangun kelompok dalam masyarakat untuk memberikan dampak yang positif demi mensejahterakan kelompok tersebut nantinya.

Penyunting: Zukhrina 


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Tingkatkan Minat Kewirausahaan Mahasiswa, USU Sukses Gelar Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha

redaksi

Mempertanyakan Suara Demokrasi dari Badan Eksekutif Mahasiswa USU

redaksi

Terpilih Dua Periode, Ini Harapan Baru Ketua KSEI FoSEI USU

redaksi