SUARA USU
Film

Pengangkatan Isu Keadilan dalam Serial Vigilante

Reporter: Zahra Zayna

Suara USU, Medan. Vigilante adalah sebutan untuk orang yang memiliki metode, perilaku, sikap, dan sebagainya yang berhubungan dengan penegakan hukum, yang dilakukan oleh orang yang bukan anggota penegak hukum. Atau singkatnya disebut main hakim sendiri dengan tujuan menegakkan keadilan.

Lewat sebuah drama oleh Choi Jeong Yeol yang diangkat berdasarkan webcomic dengan judul serupa oleh penulis CRG dan ilustrator Kim Kyu Sam diperkenalkan lah kegiatan vigilante. Dalam drama Vigilante ini diceritakan bahwa Korea Selatan baru-baru ini diramaikan dengan kehadiran seorang pahlawan tak dikenal yang memutuskan untuk menghukum penjahat dengan caranya sendiri. Sosok misterius yang diberi julukan “Vigilante” ini telah sorotan utama di media dan masyarakat.

Vigilante, yang sebenarnya adalah mahasiswa akademi kepolisian bernama Kim Ji-yong (Nam Joo-Hyuk), menjalani kehidupan ganda yang menciptakan narasi dramatis. Di satu sisi, dia adalah mahasiswa teladan di akademi kepolisian pada hari kerja, sementara di akhir pekan, dia berubah menjadi penegak keadilan bayangan yang menghukum para penjahat keji.

Aksi Vigilante tidak hanya mengundang decak kagum, tetapi juga dukungan dari masyarakat yang merasakan bahwa keadilan seringkali terlalu lemah dalam sistem hukum. Motivasi Vigilante berasal dari trauma masa kecilnya, di mana ibunya menjadi korban kekerasan dan pelakunya hanya mendapat hukuman yang tidak sebanding dengan kejahatannya.

Drama ini tidak hanya memberikan tontonan yang mendebarkan, tetapi juga mengangkat isu keadilan sosial dan pembalasan dendam. Kim Ji-yong, dengan identitas rahasianya sebagai Vigilante, menjadi simbol perlawanan terhadap ketidaksetaraan dalam sistem peradilan.

Kisah traumatis Kim Ji-yong memberikan kesempatan untuk membahas dampak traumatis pada individu dan kebutuhan akan perubahan dalam penanganan kasus kejahatan. Drama ini tidak hanya menyajikan aksi melawan penjahat, tetapi juga menggali akar permasalahan yang mendorong tindakan vigilante.

Peliputan aktivitas Vigilante dilakukan oleh reporter Choi Mi-ryeo (Kim So-jin), yang tidak hanya memberikan informasi tentang aksi Vigilante tetapi juga membocorkan identitas penjahat yang layak dihukum. Ini menciptakan dinamika menarik antara media, keadilan, dan perjuangan individu untuk membawa kebenaran kepada masyarakat.

Melibatkan tema mahasiswa, drama ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk mempertimbangkan peran mereka dalam masyarakat dan pentingnya mengejar keadilan dengan cara yang benar. Dengan menggabungkan elemen dramatis, aspek sosial, dan kaitan dengan mahasiswa, artikel ini memiliki potensi untuk merangsang pemikiran, perbincangan, dan refleksi masyarakat terhadap isu-isu keadilan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan menggabungkan elemen dramatisasi cerita dan isu-isu sosial yang relevan, drama yang tayang sejak 08 November 2023 ini bukan hanya hiburan, tetapi juga panggilan untuk refleksi tentang keadilan, moralitas, dan peran individu dalam menciptakan perubahan positif dalam masyarakat.

Redaktur: Anna Fauziah Pane

Related posts

Mitos Lama Waktu Maghrib Kembali Menggema!

redaksi

Penyalin Cahaya, Isu Kekerasan Seksual yang Diangkat Menjadi Sebuah Film

redaksi

Again My Life: Ketika Kesempatan Kedua Datang Menghampirimu

redaksi