SUARA USU
Life Style

Punya Banyak Manfaat, Jadi Morning Person Itu Menyenangkan Lho!

Sumber foto: sleepmdnyc.com

Oleh: Khalda Mahirah Panggabean

Suara USU, Medan. Morning person adalah panggilan untuk seseorang yang bangun pagi dan menikmati pagi mereka. Mereka mungkin merasa bisa menyelesaikan sesuatu sebelum waktu bangun normal mereka karena mereka begitu bersemangat memikirkan untuk memulai hari. Para morning person ini juga cenderung lebih produktif pada awal hari mereka. Dan juga, cenderung lebih bahagia secara keseluruhan daripada orang yang suka begadang karena lebih mudah bagi mereka untuk menyelesaikan sesuatu ketika semua orang masih tidur.

Menurut sebuah studi dari University of Oxford, morning person cenderung memiliki kesehatan dan kepuasan hidup yang lebih baik. Jika kamu selalu bangun saat pagi hari, tubuh kamu akan lebih siap menghadapi hari dibandingkan jika kamu tidur sampai siang hari. Pada pagi hari, metabolisme tubuh juga akan meningkat, dan otak akan berada dalam kondisi terbaik untuk menyelesaikan sesuatu.

Sebelum ingin menjadi morning person, kenali kronotipe diri kamu terlebih dahulu. Siklus tidur dan bangun alami manusia dikenal sebagai ritme sirkadian, dan ritme sirkadian ini dapat sangat bervariasi dari orang yang satu ke orang lainnya.

Orang-orang terbagi dalam kelompok (kronotipe) yang berbeda, tergantung pada apakah mereka merasa paling terjaga dan waspada di pagi hari, di malam hari, atau di antaranya. Faktor genetika juga berperan dalam mengidentifikasi apakah kamu merupakan morning person atau night owl.

Beberapa manfaat signifikan yang didapat dari menjadi morning person adalah hidup menjadi lebih teratur, hal ini karena kamu jadi punya lebih banyak waktu untuk bersiap memulai hari. Menjadi morning person juga bisa membuat hari lebih produktif. Selain itu, suasana pagi juga mampu membentuk suasana hati yang baik dan bisa mengurangi stress.

Lantas, bagaimana tips dan caranya jika ingin menjadi morning person? Yuk, simak tips berikut!

Pastikan Kamu Tidur dengan Cukup

Jika kamu ingin menjadi morning person, pastikan kamu memiliki waktu tidur yang cukup. Cobalah untuk mengatur diri sendiri sehingga dapat tidur selama 7 hingga 9 jam per hari. Secara tidak langsung, aturan tersebut akan membuat waktu tidur yang tepat. Misalnya, jika kamu terbiasa tidur tengah malam, cobalah untuk terlelap saat waktu menunjukkan pukul sepuluh malam. Selain itu, usahakan tidur 15 atau 20 menit lebih awal dari biasanya.

Jika kamu sulit tertidur, pastikan kamar kamu sejuk atau dingin di malam hari. Studi menunjukkan bahwa orang yang tidur di kamar dingin akan lebih cepat tertidur. Jangan berpikir bahwa tidur kurang dari 7 jam bisa diganti dengan tidur siang atau tidur di akhir pekan. Hal tersebut justru akan mengacaukan jam internal tubuh atau ritme sirkadian. Oleh karena itu, cara terbaik untuk menjadi morning person, yakni mengatur waktu tidur dan bangun yang teratur, serta mengikutinya setiap hari.

Konsumsi Sarapan yang Tidak Terlalu Berat

Sarapan adalah waktu makan yang penting. Karena saat itulah tubuh kamu mulai mendapatkan semua nutrisi dan energinya untuk memulai hari. Jadi, jika ingin menjadi orang yang terbiasa bangun pagi, sebaiknya kamu mengubah kebiasaan makan menjadi lebih baik dan lebih sehat.

Usahakan juga mengatur waktu makan dari pagi hingga malam. Jangan memertahankan kebiasaan makan yang lama, apalagi jika kamu terbiasa makan malam menjelang tidur. Karena, makan malam mendekati waktu tidur bisa membuat tubuh bekerja terlalu keras dalam mencerna makanan. Jika kamu makan makanan yang berat dan sulit dicerna, itu akan memperlambat pencernaan dan membuat kamu tidak bisa bangun tepat waktu atau memiliki hari yang produktif.

Manfaatkan Cahaya untuk Memengaruhi Ritme Sirkadian

Tubuh memiliki kemampuan untuk melepaskan hormon melatonin yang memicu tidur sebagai respon terhadap cahaya berwarna matahari terbenam. Sebaliknya, cahaya biru seperti fajar merangsang respon bangun di tubuh. Biarkanlah cahaya mengatur kembali siklus tidur dan bangun pada tubuh. Dengan cara, membatasi paparan cahaya biru (seperti ponsel dan tablet) menjelang waktu tidur. Pilih lampu malam dan lampu samping tempat tidur dengan lampu kuning atau merah yang meniru warna matahari terbenam sehingga merangsang tubuh untuk lebih cepat mengantuk.

Batasi Konsumsi Kafein

Hindari mengonsumsi lebih dari 400 miligram kafein setiap hari dan jadwalkan secangkir kopi terakhir setidaknya 6 jam sebelum tidur agar tidak mengganggu tidur.

Mulailah Bergerak dan Konsisten

Olahraga di pagi hari juga bagus untuk kesehatan tubuh karena dapat membuat tubuh menjadi lebih segar dan siap dalam menjalani aktivitas nantinya.

Redaktur: Anna Fauziah Pane

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Peluang dan Tantangan dalam Meningkatkan Kesadaran Nasionalisme Mahasiswa Melalui Pendidikan Kewarganegaraan

redaksi

Berikut Tujuh Tipe Mahasiswa, Kalian Termasuk yang Mana?

redaksi

Oversharing, Budaya Baru Pengguna Media Sosial

redaksi