Home Kabar Kampus Rifky dan Raka Resmi Pimpin BEM FIB, Prioritaskan Penguatan Kolaborasi Mahasiswa
Kabar Kampus

Rifky dan Raka Resmi Pimpin BEM FIB, Prioritaskan Penguatan Kolaborasi Mahasiswa

Share

Reporter: Sella Ramadani

Suara USU, Medan. Pasangan KH Rifky Amansyah Siregar dan Raka Cahya Prakasa Nasution resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua BEM Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara periode 2025/2026 setelah meraih 233 suara pada pemilihan yang berlangsung 24 November 2025. Keduanya menetapkan fokus utama pada penguatan kolaborasi mahasiswa dan perkembangan positif di lingkungan FIB.

Mereka mengusung visi “Mewujudkan kolaborasi mahasiswa FIB yang berdaya kritis dan kreatif,” yang diperkuat dengan misi peningkatan ruang kolaborasi, fasilitas seni dan budaya, penguatan advokasi mahasiswa, kemitraan, serta kinerja organisasi yang adaptif. Langkah awal yang mereka prioritaskan adalah penyatuan internal FIB melalui konsolidasi dengan seluruh himpunan dan ormawa agar memiliki persepsi dan arah gerak yang sama.

Selain memperkuat internal, Rifky dan Raka juga menyiapkan program berbasis Tridarma Perguruan Tinggi, seperti Ngobrol Buku, Sekolah Aktivis, dan Pekan Olahraga dan Seni FIB sebagai wadah peningkatan literasi, kepemimpinan, kreativitas, serta semangat kompetitif mahasiswa.

Di balik kemenangan tersebut, mereka menyayangkan rendahnya partisipasi mahasiswa pada hari pemilihan. Rifky menilai jadwal menjadi kendala karena banyak mahasiswa mengikuti MKWK dan MKWU pada hari Senin di luar kampus sehingga sulit untuk hadir.

Rifky mengaku bersyukur atas dukungan yang diperoleh dan menilai proses pemira berjalan sesuai usaha tim, sekaligus menjadi dorongan untuk melanjutkan kerja-kerja kebermanfaatan yang telah ia jalankan di bidang Kajian dan Aksi Strategis (Kasrat) periode sebelumnya. Ia menekankan pentingnya regenerasi BEM FIB yang lebih maju dan responsif.

Sementara itu, Raka menjelaskan motivasinya maju berawal dari keprihatinan terhadap kondisi mahasiswa FIB yang menurutnya masih apatis dan berjalan sendiri-sendiri. Meski HMJ sudah aktif, ia menilai kolaborasi antarmahasiswa masih kurang, ditambah penurunan prestasi FIB dalam dua tahun terakhir. “Saya ingin membantu membangkitkan itu bersama Rifky,” ujarnya.

Keduanya berharap BEM FIB ke depan dapat benar-benar hadir untuk mahasiswa dan didukung oleh mahasiswa itu sendiri, karena kemajuan FIB tidak hanya dapat dicapai oleh satu pihak, melainkan melalui gerak bersama.

Redaktur: Jesika Yusnita Laoly

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.