Home Kabar SUMUT Solidaritas Satu Aspal, Driver Ojol Medan Tuntut Keadilan untuk Affan Kurniawan
Kabar SUMUT

Solidaritas Satu Aspal, Driver Ojol Medan Tuntut Keadilan untuk Affan Kurniawan

Share

 

Dokumentasi: Suara USU

Reporter: Khairani

Suara  USU, Medan.Ratusan driver ojek online (ojol) dari berbagai platform seperti Gojek, Grab, dan ShopeeFood menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jumat (29/8). Mereka menuntut keadilan atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas dilindas mobil taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu malam (28/8).

Dalam aksinya, massa menegaskan empat tuntutan utama melalui pakta integritas yang ditandatangani bersama DPRD Sumut, yaitu:

1. Meminta pertanggungjawaban Kapolri atas gagalnya pengamanan massa yang menyebabkan gugurnya Affan Kurniawan, yang dilindas mobil rantis Brimob/Barracuda saat menyuarakan aspirasi.

2. Menuntut penegakan hukum secara tuntas dan transparan terhadap pelaku, memberikan hukuman seberat-beratnya tanpa keberpihakan institusi.

3. Meminta Kapolri membuat pernyataan terbuka kepada publik, khususnya keluarga korban dan komunitas driver ojol, melalui media sosial maupun televisi.

4. Meminta DPRD Sumut mengawal proses hukum secara terbuka, kredibel, dan memastikan kasus ini diselesaikan hingga tuntas.

Massa mulai memadati kawasan DPRD Sumut sekitar pukul 16.20 WIB. Suasana sempat memanas ketika muncul kabar salah seorang rekan mereka ditangkap aparat. Setelah dikonfirmasi, pihak keamanan menjelaskan bahwa driver tersebut tidak ditahan, melainkan mendapat perawatan karena cedera pada bagian bibir. Massa pun kembali tenang dan melanjutkan orasi secara tertib.

“Kami hanya ingin aksi damai. Di sini kami satu suara untuk menuntut keadilan bagi saudara kami yang menjadi korban. Kami juga off-bid hari ini untuk menunjukkan rasa solidaritas kepada almarhum,” ujar Gustia, driver ShopeeFood.

Tak lama kemudian, M. Faisal, anggota DPRD Sumut dari Fraksi PAN Komisi C, keluar menemui massa. Ia menyampaikan duka cita atas meninggalnya Affan dan berjanji DPRD akan mengawal kasus ini. “Aspirasi teman-teman akan kami sampaikan kepada pimpinan DPRD, diteruskan ke DPR RI, dan kami juga akan berkoordinasi dengan Polda Sumut agar kasus ini diusut secara transparan dan adil,” kata Faisal.

Usai dialog, perwakilan driver ojol dan DPRD Sumut menandatangani pakta integritas. Robert Dayat Ritonga, salah satu perwakilan massa, menyebut kesepakatan ini menjadi bukti komitmen bersama. “Kami ini satu jiwa, satu aspal. Ini bukan sekadar kumpul, tapi rasa peduli dan kecintaan kami pada rekan kami yang gugur,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya telah meminta maaf kepada keluarga korban dan berjanji mengusut kasus ini. Hingga kini, tujuh anggota Brimob telah diamankan buntut insiden yang menewaskan Affan.

Redaktur: Jesika Yusnita Laoly

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.