SUARA USU
Kuliner

Tasak Telu: Makanan Istimewa Khas Suku Karo

Oleh : Eme Arapenta Tarigan

Suara USU, Medan. Indonesia terkenal kaya akan suku dan budayanya, setiap daerah mempunyai ciri khas dan keunikan masing-masing baik itu adat istiadat, tarian, pakaian, hingga makanan. Kali ini kita akan berkenalan dengan Tasak Telu, makanan istimewa yang berasal dari masyarakat Karo salah satu suku di Sumatera Utara.

Tasak Telu merupakan makanan istimewa yang berasal dari Tanah Karo salah satu kabupaten di Sumatera Utara. Tasak Telu terbuat dari ayam kampung karena dagingnya yang terasa lebih manis dan lembut. Dinamakan Tasak Telu karena berasal dari Bahasa Karo yaitu tasak yang artinya masakan dan telu yang berarti tiga. Sehingga Tasak Telu ini memang satu ayam yang diolah menjadi tiga hidangan yang berbeda.

Proses pembuatan Tasak Telu yaitu pertama-tama ayam kampung akan disembelih dan diambil darahnya terlebih dahulu, setelah itu ayam tersebut akan direbus hingga mengeluarkan minyak dan kaldu. Setelah matang ayam tersebut akan diiris-iris menjadi bagian-bagian kecil dipisah dengan tulang-tulangnya kemudian dicampur dengan sambal khusus olahan dari darah ayam yang biasanya disebut dengan getah. Air rebusan ayam sebelumnya kemudian ditambahkan beberapa bumbu tambahan seperti daun bawang, serai, bawang merah, dan cabai untuk dijadikan sup. Tulang-tulang ayam yang sudah dipisahkan dengan daging kemudian dicincang hingga halus lalu ditambahkan dengan kelapa parut kemudian ditumis hingga parutan kelapanya berwarna kecokelatan olahan ini disebut tualah yang berarti kelapa dalam bahasa Karo. Sehingga hidangan Tasak Telu yaitu daging iris yang dicampur dengan getah yaitu sambal dari darah ayam, sup kaldu dari rebusan ayam, dan tualah tulang ayam yang dicincang halus dicampur dengan kelapa.

Sebenarnya yang menjadikan Tasak Telu ini makanan yang unik dan istimewa tidak hanya berasal dari nama dan olahannya saja tapi juga dari proses memasaknya yaitu laki-laki biasanya yang harus memasak Tasak Telu ini, mulai dari proses menyembelih ayam hingga semua olahannya selesai dan juga biasanya Tasak Telu ini hanya  dimakan pada saat hari-hari istimewa atau hari khusus saja seperti acara ulang tahun, pesta tahunan, tahun baru, pernikahan, kehamilan 7 bulan, dan acara-acara penting lainnya. Namun jika sobat Suara USU tertarik untuk mencoba hidangan satu ini, saat ini sudah banyak rumah makan khas Karo yang menyediakannya di Medan, Berastagi, dan Kabanjahe sekitarnya.

Redaktur: Yohana Novriyanti Lumbanbatu


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Desadesa Resto, Restoran Bernuansa Desa Ditengah Kota

redaksi

Roti Jala, Makanan Khas Masyarakat Melayu Adaptasi dari India

redaksi

Kulineran Di Festivibes All Generation, Ada Apa Saja?

redaksi