Home Kabar Kampus USU Luncurkan Program Kampus Berdampak untuk Perkuat Pembelajaran Berbasis Pengalaman
Kabar Kampus

USU Luncurkan Program Kampus Berdampak untuk Perkuat Pembelajaran Berbasis Pengalaman

Share
Sumber: usu.ac.id

Reporter: Emia Timentha Tarigan, Latifa Rahma Husna

Suara USU, Medan. Universitas Sumatera Utara (USU) melalui Direktorat Pengembangan Pendidikan resmi meluncurkan Program Kampus Berdampak sebagai pembaruan dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Program ini dirancang untuk memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman dengan memberikan kesempatan bagi mahasiswa mengikuti magang, Kuliah Kerja Nyata (KKN), penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Program Kampus Berdampak memiliki dua skema utama, yakni program kementerian dan program mandiri universitas. Pendaftaran dibuka setiap awal semester melalui laman mbkm.usu.ac.id. Pada skema kementerian, peserta diseleksi secara nasional dan seluruh biaya ditanggung oleh Kementerian Pendidikan. Sementara itu, skema mandiri disiapkan USU bagi mahasiswa yang belum tertampung dalam program kementerian.

Dalam pelaksanaan magang, USU bekerja sama dengan berbagai perusahaan mitra yang menyediakan kuota sesuai kebutuhan bidang keahlian. Mahasiswa yang lolos seleksi memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dan bantuan biaya hidup sebesar Rp500.000 per bulan. Program ini dapat diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi sesuai kualifikasi mitra.

Direktur Pengembangan Pendidikan USU, Ir. Ikhsan Siregar, S.T., M.Eng., Ph.D., menjelaskan bahwa perubahan nama dari MBKM menjadi Kampus Berdampak sejalan dengan kepemimpinan baru di tingkat nasional. Ia menegaskan bahwa setiap aktivitas mahasiswa diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat, mahasiswa, dan sivitas akademika.

Ikhsan juga menyebutkan bahwa USU terus melakukan sosialisasi program melalui Zoom, YouTube, dan media sosial resmi universitas. Namun, rendahnya minat mahasiswa tetap menjadi tantangan meskipun berbagai metode sosialisasi telah dilakukan. “Kami sudah mencoba dengan berbagai cara, mulai dari Zoom, YouTube, sampai melalui dosen dan kaprodi. Tapi jumlah pendaftar masih belum maksimal,” ujarnya dalam wawancara bersama Suara USU pada Selasa, 11 November 2025.

Sejak pertama kali dilaksanakan, tingkat partisipasi mahasiswa USU dalam program ini pernah mencapai 4.000 hingga 5.000 peserta per tahun. Capaian tersebut menempatkan USU sebagai salah satu universitas dengan pendaftar terbanyak secara nasional, sekaligus mengantarkan USU meraih penghargaan dari Kementerian Pendidikan.

USU berkomitmen menjaga kualitas pelaksanaan Program Kampus Berdampak untuk membentuk lulusan yang adaptif dan berdaya saing. “Pengalaman seperti ini tidak akan didapat di ruang kelas. Mahasiswa belajar bagaimana menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya. Itulah makna dari ‘berdampak’,” tutup Ikhsan.

Redaktur: Jesika Yusnita Laoly

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.