SUARA USU
Buku

Yoonjae: Si Pemilik Almond Spesial

Penulis: Viona Maharani

Suara USU, Medan. “Aku memiliki almond, Kau pun juga memilikinya. Seseorang yang paling kau hargai atau bahkan kau laknat juga memilikinya. Namun tak seorangpun dapat merasakannya. Yang mereka tahu hanya almond itu ada”.

Setiap orang memiliki dua almond di dalam kepalanya. Letaknya jauh terbenam di antara belakang telinga hingga kepalanya dengan bentuk serta besarnya menyerupai almond. Kata ‘almond’ kali ini bukan berarti salah satu jenis kacang, tetapi menggambarkan tentang amigdala yang merupakan bagian otak yang berkaitan dengan proses emosional.

YoonJae didiagnosa terkena penyakit alextimia dimana ia tidak mampu merasakan emosi dan tidak bisa membaca emosi orang lain. Para dokter menyatakan penyakit ini disebabkan karena almond atau amigdala dalam kepalanya berukuran kecil dan jaringan komunikasi antara sistem limbik otak dan frontal tidak lancar.

Tentu saja hidup YoonJae tidak seperti orang kebanyakan. Keterbatasannya dalam mengungkapkan emosional seperti menjadi boomerang bagi dirinya sendiri ketika ia harus dihadapkan dengan berbagai peristiwa tidak terduga. Bertemu dengan Gon, si brandalan yang selalu berusaha menutupi sisi lemahnya dengan meluapkan emosi negatifnya selama ia bisa. Hidup keduanya sangat bertolak belakang. YoonJae yang berusaha mengindari masalah dan Gon yang selalu mencari masalah. Tetapi keduanya seperti memang ditakdirkan memiliki ikatan pertemanan walaupun dengan kondisi yang berbeda.

Novel karya Sohn Won Pyung ini tidak hanya bercerita tentang keterbatasan seseorang yang memiliki amigdala yang berbeda, tetapi juga menyinggung mengenai kasus bully yang masih marak terjadi pada anak sekolahan. Wanita kelahiran Seoul itu berharap kehadiran novel ini dapat membantu orang yang terluka, terutama anak-anak yang belum menemukan jati dirinya. Anak-anak memang mendambakan cinta, di saat yang bersamaan mereka adalah orang yang paling banyak memberikan cinta.

Redaktur: Zukhrina Az Zukhruf


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Public Feelings and Other Acts: Kegelisahan Banyak Orang

redaksi

Pulang-Pergi, Ketika Dua Tokoh Favorit Tere Liye Bertarung Bersama

redaksi

Edisi Pertama Buletin Imahara, Partisipatoris!

redaksi