SUARA USU
Kabar Kampus

Alumni USU Ciptakan Startup Inisiator-Liga Pelajar ID yang Bergerak dibidang Akademik

Oleh : Tiara Gracia

Suara USU, Medan. LPI (Liga Pelajar Indonesia) ialah ajang Kompetisi Pelajar tingkat SMP/MTsN dan SMA/MA di seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh Inisiator. Inisiator sendiri ialah platform produktivitas anak muda Indonesia yang telah ada sejak 2018 lalu.

LPI (Liga Pelajar Indonesia) didirikan oleh Inisiator untuk menaungi kompetisi bagi pelajar di Indonesia berbasis digital, hal ini guna meningkatkan mutu pendidikan serta apresiasi untuk pelajar dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik.

Liga Pelajar Indonesia ialah platform digital berbasis aplikasi mobile yang dapat digunakan oleh para siswa untuk berkompetisi dengan cara yang lebih seru dan menarik serta berbeda dari ajang olimpiade pada umumnya. Siswa yang menggunakan aplikasi tersebut meraih poin sebanyak-banyaknya dengan mengikuti setiap event yang berlangsung untuk memenangkan event setiap seasonnya.

Liga Pelajar Indonesia sendiri bergerak dibidang pendidikan dan didirikan oleh CV.Inovasi Karya Indonesia. Melalui aplikasi ini, pengguna (siswa) dapat battle 1 lawan 1 atau 1 lawan grup, baik itu olimpiade atau persiapan menuju UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer), Try Out ataupun OSN.

Muhammad Dava Warsyahdhana selaku project manager Inisiator berharap anak-anak muda di Indonesia dapat berekspresi dalam pertandingan berupa game yang telah dimodifikasi ke dalam bentuk soal-soal.

“Inisiator adalah liga pelajar bagi anak-anak se Indonesia, dimana mereka bisa battle antara 1 lawan 1 kemudian juga 1 lawan grup, misalnya olimpiade biologi, persiapan mereka misalnya menuju UTBK, Try Out ataupun OSN, yang harapannya anak-anak muda di Indonesia lebih berekspresi lagi dalam pertandingan nih. Karena biasanya nih, orang bermain game, nah game itu kita buat modifikasi berbasis soal-soal dan itu bisa diakses melalui play store dan app store,” jelas Dava.

Muhammad Dava Warsyahdhana juga menjelaskan bahwa pembentukan Inisiator- Liga Pelajar Indonesia, juga merupakan salah satu bentuk kontribusi anak muda saat ini. Ia berharap suatu saat Inisiator- Liga Pelajar Indonesia dapat menuju tahap yang lebih besar lagi.

“Menurut saya, kita bikin start up pasti karena ada suatu permasalahan, dan bagaimana permasalahan itu bisa kita atasi dengan baik. Kalau hari ini, dari mana lagi kontribusi yang bisa kita lakukan, bisa dilihat dari beberapa start up di Indonesia seperti Bukalapak, Shopee ataupun Ruang Guru, nah itu tuh sebenarnya udah lama dan saat ini baru muncul. Kita ingin start up yang kita buat sekarang, mungkin tidak langsung tapi step by step hingga ke tahap lebih besar nantinya hingga menjadi start up unicorn ataupun decacorn,” ungkap Dava.

Liga Pelajar Indonesia sendiri diharapkan dapat meningkatkan mutu dari siswa dan siswi di Indonesia dalam penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi. Liga Pelajar Indonesia juga mendukung tercapainya pemerataan prestasi. Selain sebagai sebuah strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pemerataan prestasi, LPI juga berharap mampu menjadi platform kompetisi nomor 1 pelajar Nasional di Indonesia.

Redaktur: Yessica Irene


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial Fisip Usu, Melakukan Kunjungan Ke Yayasan Amelia Sumatera Utara Untuk Mengetahui Program Apa yang Digunakan dalam Menangani Residen

redaksi

PKKMB 2023 Ala Fakultas Teknik

redaksi

SCORA PEMA FK USU Adakan Webinar Kesehatan Mental dan Upaya Penurunan Penularan Covid-19

redaksi