Pembaruan Langsung Kasus COVID-19
SUARA USU
Kuliner

Cerita Menarik Dibalik Khong Guan, Si Biskuit Legendaris!

Oleh: Azka Zere

Suara USU, Medan. Siapa sih yang tidak mengenal Khong Guan? Biskuit kaleng legendaris ini cukup akrab di kalangan masyarakat, baik anak-anak maupun orang dewasa. Di Indonesia sendiri, produk Khong Guan sangat bermacam, seperti Malkist rasa abon, Malkist Crackers, dan Khong Guan Saltcheese Combo. Namun, varian yang paling terkenal dan banyak diminati adalah Khong Guan Red Assorted atau biasa lebih dikenal dengan Khong Guan Merah.

Berdiri sejak  tahun 1947, ternyata Khong Guan tidak diproduksi di Indonesia, melainkan di Negeri Singa, Singapura. Dilansir dari kompas.com, Khong Guan didirikan oleh imigran asal Fujian, China, yaitu kakak-beradik Chew Choo Keng dan Chew Choo Han. Mereka datang ke Singapura untuk mencari nafkah dan menemukan pekerjaan di pabrik biskuit lokal.

Awal dari kesuksesan biskuit kaleng merah ini adalah ketika Chew Choo Han secara kebetulan menemukan beberapa mesin pembuat biskuit yang sudah tua dan rusak akibat perang, yang lalu dijual sebagai sisa dari pabrik tua tempat mereka dulu bekerja. Penggunaan mesin pembuat biskuit inilah yang membuat kapasitas produksi dan penjualan biskuit berhasil meningkat pesat.

Khong Guan sendiri identik dengan keunikan kemasannya yang hanya terdiri dari ibu dan dua anaknya, tidak ada gambar seorang ayah di keluarga kecil tersebut. Hal itulah yang sempat menjadi tanda tanya bagi masyarakat atau mungkin bahkan ada yang mengira itu hanya keisengan belaka.

Namun, sebuah wawancara yang diunggah ANTARA News di You Tube pada 4 tahun silam, berhasil menjawab rasa penasaran masyarakat. Dalam unggahan tersebut, Bernadus Prasodjo, pelukis kemasan Khong Guan, memperkirakan alasan mengapa tidak ada gambar ayah di kemasan biskuit tersebut.

“Tapi menurut Saya itu hanya untuk memengaruhi ibu rumah tangga supaya beli. Ya, yang penting ada ibunya di situ karena yang belanja ibunya kok,” tuturnya.

Biskuit kaleng yang kerap menghiasi meja ruang tamu ini ternyata memiliki 14 varian biskuit di dalamnya. Di antaranya adalah monte lemon, monte chocolatte, butter shortcake, chocolatte puff, choco wafer, kopi susu wafer, marie susu, krim kacang, cream cracker, lemon puff, sugar biscuit, stick, milk sc, dan butter sc.

Biasanya dalam sekaleng biskuit Khong Guan, terdapat 1 varian yang paling diincar. Tidak hanya anak-anak, bahkan orang dewasa pun juga tak mau kalah jika sudah menyangkut varian tersebut. Yap, benar! Varian choco wafer jawabannya. Menjadi satu-satunya varian biskuit yang dikemas lagi dalam plastik, membuat wafer berpita merah ini terlihat lebih spesial.

Biskuit Khong Guan bisa dibilang adalah makanan yang tak lekang oleh waktu. Bahkan tanpa kita sadari, hingga sekarang Khong Guan masih bertengger di meja-meja, salah satunya menjadi suguhan di saat lebaran. Selain itu, biskuit legendaris ini juga biasanya menemani momentum hangat bincang-bincang keluarga, sesuai yang ditampilkan kemasan biskuit tersebut. Eits, tapi hati-hati kena jebakan! Jangan sampai kaleng Khong Guan yang kamu buka, ternyata isinya malah rengginang!

Redaktur: Yessica Irene

Related posts

Makanan Sehat Ala Anak Kos Murah Meriah

redaksi

Antara Ngopi , Diskusi Atau Mabar PUBG? Tren Nongkrong Mahasiswa Zaman Now

suarausu

Kantin Bunda Milik Semua

redaksi