SUARA USU
Entertaiment Featured Musik

Dedikasi Lagu Terraform Untuk Penambang Kawah Ijen

Oleh: Dini Eka Maulida

Suara USU, MEDAN. Sukses lewat lagu Anchor dan Birthplace, kali ini Novo Amor mendedikasikan lagu Terraform untuk seluruh penambang kawah Ijen asal Indonesia. Lagu ini merupakan hasil kolaborasi bersama Ed Tullet di album ‘Heiress’ yang dirilis pada 26 Oktober 2017. Pemilik nama asli Ali John Meredith-Lacey itu menciptakan dan menyanyikan lagu ini bersama Ed Tullet, keduanya memiliki genre musik yang sama yaitu indie rock dan folk .

Karya-karya dari Novo Amor tidak pernah gagal untuk menyihir siapa saja yang mendengar dan menikmatinya. Ditambah lagi dengan musik video yang kerap meningkatkan emosional para pendengar, khususnya lagu Terraform. Terraform sendiri berarti mengubah lingkungan untuk mendukung kehidupan.

Melalui lagu Terraform, Novo Amor menunjukkan perjuangan seorang pencari nafkah sebagai penambang kawah Ijen. Dalam musik video ditunjukkan Bas, seorang warga lokal yang bekerja sebagai penambang belerang, yang dimana dia berjuang untuk belerang tanpa pengaman ditengah gas beracun. Ia berjalan 300 meter untuk naik dan turun sambil membawa lebih dari 90kg sulfur menggunakan keranjang bambu. Sulfur atau belerang ini biasa digunakan untuk pembuatan pasta gigi, kosmetik, deterjen dan lainnya, tetapi para penambang hanya bisa menghasilkan 10 dolar atau setara dengan Rp 144.120 setiap hari.

Melalui lagu Terraform, Novo Amor dan Ed Tullet mengajak para pendengarnya untuk lebih prihatin dan memberikan bantuan kepada para penambang.

Mereka bahkan membuat situs web ( www.ijenassistance.com ) untuk info mengenai penambang kawah Ijen dan bantuan yang bisa diberikan. Situs web tersebut dijalankan oleh pembuat musik video dari Terraform dan mereka berharap hal itu bisa membantu para penambang seperti Bas.

Spare me all the ceremony,
dialling in all your pheromones,
to cite a life in histrionics!
The way you left was apropos.

Penggalan lirik tersebut adalah bagian klimaks dari lagu Terraform yang membuat setiap pendengar bahkan menangis, berharap siapa saja yang ada di dunia ini bisa berpartisipasi demi mengubah lingkungan agar dapat mendukung kehidupan yang lebih baik.

Redaktur: Monika Krisna Br Manalu


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Cuaca Semakin Panas Akhir-Akhir Ini, BMKG pun Sarankan Pakai Sunscreen

redaksi

Three, Sebuah Lagu Pengingat Bahwa Mungkin yang Kita Lakukan Sudah Cukup

redaksi

Menghargai Diri dan Orang-Orang Tersayang Melalui Lagu Kidult

redaksi