SUARA USU
Kuliner

Itak Tata: Kue Mentah Khas Batak Toba

Oleh: Monika Krisna Br Manalu

Suara USU, Medan. Itak Tata atau juga dikenal dengan Itak Gurgur merupakan salah satu kue tradisional khas Batak Toba. Dalam bahasa Batak Toba, itak artinya beras yang telah dihaluskan hingga menyerupai tepung, tata artinya mentah, dan gurgur artinya masak atau membara. Itak Tata terbuat dari dua bahan utama, yaitu beras, kelapa, serta bahan tambahan lainnya, seperti garam dan gula putih atau gula merah.

Bentuk makanan tradisional khas Batak Toba yang satu ini sangat unik. Berbentuk kepalan tangan, sama persis seperti bentuk kue Pohul-Pohul. Yang membedakan kedua makanan ini ialah pada sentuhan terakhir sebelum siap disantap. Sesuai dengan namanya, Itak Tata disajikan dengan cara tidak dimasak atau mentah, sedangkan Pohul-Pohul dikukus hingga matang.

Rasa pada makanan yang satu ini masih tergolong mirip dengan makanan khas Batak lainnya karena memakai bahan utama yang sama. Jika hendak menerka kemiripan rasanya berdasarkan makanan yang kerap kita jumpai, rasa kue tersebut lebih mirip dengan putu bambu, hanya saja tekstur Itak Tata lebih padat.

Dikalangan masyarakat Batak Toba, Itak Tata sering dihidangkan dalam beberapa acara seperti memasuki rumah baru dan acara syukuran lainnya. Kamu bisa membuat makanan khas Batak Toba ini ketika lagi #dirumahaja, loh! Dijamin anti gagal karena bahan-bahannya yang ekonomis dan ramah dikantong.

Cara mengolah Itak Tata terbilang sangat mudah, cukup dengan menghaluskan beras sampai menjadi tepung (umumnya ditumbuk), mengaduknya bersama kelapa yang sudah diparut, menambahkan gula dan sedikit garam, kemudian mengepal adonan yang sudah dicampurkan rata secara manual dengan cara menggenggam adonan tersebut sampai membentuk kepalan tangan.

Redaktur: Azka Zere Erlthor


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Menakjubkan, Ini Alasan Mengapa Buah Kurma Menjadi Buah yang Istimewa di Bulan Ramadhan

redaksi

Mahasiswa Administrasi Bisnis USU Menganalisis Bauran Pemasaran (4P) Sunthai Tea di Masa Pandemi

redaksi

Soto Banjar, Makanan Gurih Khas Kalimantan Selatan

redaksi