Pembaruan Langsung Kasus COVID-19
SUARA USU
Kabar Kampus

Gelar Seleksi Panitia, KEMENDAGRI PEMA USU Perjuangkan PKKMB Offline

Oleh: Valeshia Trevana

Suara USU, Medan. Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) merupakan kegiatan wajib sebelum memulai dunia perkuliahan. Agenda resmi tahunan dari Kementrian Dalam Negeri (KEMENDAGRI) PEMA USU ini dilangsungkan agar para mahasiswa baru mempunyai bekal untuk mengenal ruang lingkup pembelajarannya seperti para dosen yang akan mengajar mereka empat tahun kedepan, fasilitas serta perangkat pembelajaran dan pembekalan lainnya.

Pemerintah Mahasiswa USU mengadakan open recruitment panitia PKKMB mulai tanggal 27 Juni dan tutup pada pukul 23.59 WIB tanggal 30 Juni, dan telah diumumkan nama-nama yang lolos seleksi berkas pada tanggal 2 Juli. Mahasiswa yang bisa mendaftar menjadi panitia adalah mahasiswa aktif USU angkatan 2018/2019 dan tidak terikat dalam kepanitiaan PKKMB Fakultas dan jurusan.

Mereka yang mempunyai pengalaman kepanitiaan di fakultas atau jurusan. Panitia harus stand by di Kota Medan. Kriteria dalam individu panitia yang dicari adalah berkompeten, aktif, kreatif, bertanggungjawab, mampu bekerjasama dalam tim, dan berdedikasi tinggi.

PKKMB USU dilaksanakan satu hari, kemudian dilanjutkan dengan PKKMB di fakultas dan jurusan masing-masing. Dan sejauh ini, untuk persiapannya Kementerian Dalam Negeri PEMA USU sedang berkoordinasi dengan Panitia PKKMB Fakultas.

Lalu dari PEMA USU akan membuat QnA untuk Mahasiswa Baru tentang Green Campus yang direncanakan pada tanggal 2 Juli 2021, dan tak lupa nantinya akan ada juga QnA tentang PKKMB. Setelah itu akan dibuat webinar dengan menghadirkan Presiden Mahasiswa dan beberapa Tokoh Publik. Mengenai konsep PKKMB sendiri masih dalam tahap perancangan oleh Kementerian Dalam Negeri. Sekertaris Kementrian Dalam Negeri menegaskan bahwa konsep PKKMB ini murni ide dari PEMA USU serta dari panitia PKKMB.

Sekretaris Kementrian Dalam Negeri, Priscilla Yosephine menjelaskan ada kemungkinan, tahun ini PKKMB akan dilaksanakan secara offline. Kementrian Dalam Negeri masih memperjuangkan penyelenggaraan PKKMB secara offline.

“Pastinya berbeda, tetapi untuk konsepnya bagaimana masih dalam tahap perencanaan. Doakan saja agar tahun ini kita bisa merealisasikan kegiatan PKKMB secara offline,” jelas mahasiswi Fakultas Teknik tersebut.

Redaktur: Muhammad Fadhlan Amri

 

Related posts

Aksi Penolakan Omnibus Law di Medan Berlangsung Panas

suarausu

Pelantikan IMS FT USU, Ketua Terpilih Berharap Adanya Ambisi Untuk Menuai Kebermanfaatan

redaksi

Pandemi Corona Merajalela, Tak Perlu Khawatir: Seminar Daring Solusi Cepat Jadi Sarjana!

redaksi