Home Kabar Kampus IMBA FIB USU Resmi Lantik Pengurus Baru Periode 2025/2026
Kabar Kampus

IMBA FIB USU Resmi Lantik Pengurus Baru Periode 2025/2026

Share
Dokumentasi: IMBA FIB USU

Reporter: Muhammad Halim

Suara USU, Medan. Ikatan Mahasiswa Bahasa Arab (IMBA) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU) melantik pengurus baru periode 2025–2026 pada Jumat (22/8) di Gedung Serbaguna FIB. Acara berlangsung khidmat sejak pukul 08.30 WIB dan dihadiri mahasiswa Sastra Arab, UKM, BEM, HMJ Se-kawasan, serta Ikatan Alumni Bahasa Arab (IKABA). Pihak dekanat hadir dengan diwakili Dr. Zulfan, S.S., M.Hum., sementara Kaprodi Sastra Arab juga diwakili oleh sekretaris prodi, Andi Pratama Lubis, S.S., M.Hum.

Prosesi pelantikan berlangsung pukul 10.40–11.05 WIB dengan pembacaan sumpah jabatan serta penyerahan simbolis kepengurusan. Tidak hanya pengurus IMBA, kepengurusan IMBA TV FIB USU juga ikut dilantik pada kesempatan yang sama. Acara ditutup dengan doa bersama pada pukul 11.30 WIB.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan IMBA, pembukaan oleh MC, pembacaan Tilawatil Qur’an, serta menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars IMBA. Seluruh hadirin ikut menyanyikan mars organisasi, yang menjadi simbol kebersamaan mahasiswa Sastra Arab. Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan panitia dan penyampaian sambutan.

Ketua IMBA periode 2024-2025, Raka, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pengurus lama. Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan estafet perjuangan organisasi dengan lebih solid. “Kekompakan adalah kunci. Saya berharap pengurus baru bisa lebih solid dan tidak mengulangi kekurangan periode sebelumnya,” ujarnya.

Senada dengan itu, perwakilan prodi dan dekanat menegaskan pentingnya konsistensi organisasi. IMBA dinilai berperan penting dalam pengembangan mahasiswa Sastra Arab, baik di bidang akademik maupun nonakademik, sekaligus menjadi wadah melatih kepemimpinan dan kerja sama.

Ketua umum IMBA terpilih, Muhammad Drajat Bima Putra, dalam sambutannya menegaskan fokus utamanya adalah memperbaiki kedisiplinan. “Kami ingin menuntaskan masalah keterlambatan kegiatan yang sering muncul sebelumnya. Semua acara harus lebih tepat waktu agar hasilnya maksimal,” jelasnya.

Bima mengungkapkan bahwa nama kabinet pengurus baru ditetapkan dengan sebutan Al-Izzah. Lebih jauh, ia juga menargetkan perubahan konsep untuk acara besar seperti Perayaan Hari Besar Bahasa Arab Internasional (PHBBAI). Menurutnya, kegiatan tersebut ke depan tidak hanya ditujukan untuk internal IMBA, melainkan dapat dibuat lebih umum dan inklusif. “Kami ingin membuat PHBBAI lebih terbuka, mirip dengan Aotake Sastra Jepang atau KNKT Bahasa Mandarin. Jadi acara ini bisa menjadi agenda besar di FIB yang dapat diikuti oleh banyak pihak,” tambahnya.

Selain itu, Bima menekankan pentingnya mendorong mahasiswa baru Sastra Arab agar aktif di organisasi. Ia menyebut salah satu tantangan terbesar adalah anggapan bahwa berorganisasi mengganggu kuliah. “Padahal, justru lewat HMJ mahasiswa bisa mengasah soft skill, belajar manajemen waktu, memperluas relasi, dan mendapat pengalaman yang mendukung perkuliahan,” ujarnya.

Redaktur: Merry Agnus Dei Gultom

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.