SUARA USU
Entertaiment Film

Insidious: The Red Door, Ingatan yang Hilang Membawa Petaka

Insidious: Red Door

Oleh: Theolia Parapat

Suara USU, Medan. Insidious Universe kembali berlanjut dengan sekuel kelima yang bertanjuk Insidious: The Red Door. Masih tentang teror keluarga Lambert, kisah Insidious kali ini akan berfokus pada kisah Dalton Lambert setelah peristiwa koma yang menimpanya sembilan tahun lalu.

Insidious: The Red Door merupakan kelanjutan langsung dari Insidious: Chapter 2 (2013). Para pemain utama dari dua film pertama dari serial ini kembali hadir dengan karakternya masing-masing.

Film ini mengambil latar waktu sembilan tahun setelah kejadian di dua film pertama, Josh dan Dalton (Ty Simpkins) harus menjalani hipnotis untuk menekan memori kelam yang mereka alami.

Konsekuensinya, ingatan Josh menjadi kabur yang mengakibatkan dirinya menjadi jauh dengan keluarganya. Awal film ini menceritakan setelah ibunya meninggal, Josh yang kini telah bercerai dengan istrinya Renai (Rose Byrne) rupanya memiliki hubungan yang buruk dengan Dalton. Keduanya terlibat pertengkaran verbal saat Josh mengantarkan Dalton ke perguruan tinggi barunya.

Keanehan juga mulai terjadi ketika Dalton mengikuti kelas seni dan melukis pintu merah, yang merupakan portal menuju The Further. Hal ini menyebabkan dirinya dan ayahnya melihat sisi menyeramkan, termasuk sosok hantu yang muntah di kamar mandi saat pesta bersama temannya, Chris (Sinclair Daniel).

Sementara Josh dihantui oleh ayahnya, yang sebenarnya tidak pernah benar-benar dikenal karena meninggalkan keluarganya saat masih kecil. Josh dan Dalton akhirnya menyadari harus kembali membuka memori yang telah lama dikuburnya, guna mengungkap misteri dan berusaha selamat dari kejaran para mahluk penghuni The Futher.

Selama 30 menit pertama film ini memang terasa seperti film keluarga saja. Bumbu horor tetap ada, walau tidak seperti yang diharapkan.

Tetapi seiring berkembangnya cerita, mulailah kita dibawa ke dalam rollercoaster khas film horor. Tiap lima hingga sepuluh menit sekali, terdapat jumpscare yang bisa dibilang lumayan menyeramkan.

Dengan durasi kurang dari dua jam, film ini menampilkan alur yang cepat tanpa bertele-tele. Insidious: The Red Door pada akhirnya tetap terasa menyenangkan untuk ditonton di bioskop kesayangan Anda.

Redaktur: Grace Silva Situngkir


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Etika dan Filsafat Komunikasi dalam Kaitan Kasus Kebohongan Ferdy Sambo

redaksi

Musik Pop-Punk: Antara Stigma Negatif dan Eksistensi

redaksi

Pengabdi Setan 2 : Communion, Ibu Datang Kembali Dengan Terornya Sepanjang Masa!

redaksi