SUARA USU
Buku Life Style

iPusnas, Surganya E-Book Legal dan Gratis

Oleh: Lita Amalia

Suara USU, Medan. Beredarnya buku bajakan baik dalam bentuk fisik ataupun digital bukan lagi sebuah fenomena baru. Hingga pada beberapa saat lalu, penulis kondang Tere Liye akhirnya ikut bersuara mengenai problematika ini. Dengan bahasa yang cukup keras, Tere Liye mengecam orang-orang yang kerap membeli buku bajakan.

Bahkan tidak hanya dengan membeli, buku-buku bajakan pun bisa kita peroleh hanya dengan mengetikkan judul buku di internet dengan embel-embel tambahan ‘pdf’. Hal tersebut semakin memperbesar peluang, khususnya peluang bagi mahasiswa yang uang jatah bulanannya lebih diprioritaskan untuk kebutuhan makan dan kuota internet. Namun sekarang mahasiswa dan para penggemar buku lainnya boleh bernapas lega. Pasalnya, ada sebuah aplikasi berbasis nasional yang memuat ratusan ribu buku dan bisa kita akses sepuasnya dengan gratis. Ya, gratis.

Aplikasi apa? Jawabannya, iPusnas!

iPusnas adalah sebuah aplikasi resmi dari Perpustakaan Nasional RI. Mulai dari mengunduh aplikasi di Play Store atau App Store, mendaftarkan akun, hingga mulai membaca, semua dilalui dengan mudah. Tidak hanya bisa diunduh di ponsel pintar, iPusnas juga bisa dinikmati lewat laptop atau PC. Ketika sudah berhasil masuk, kita akan disuguhkan pada halaman dengan warna dominan biru dan putih. Terdapat beberapa fitur di dalamnya, seperti profile, notification, status badges, book to finish, inbox, dan sebagainya.

Pengoperasian aplikasi ini juga lumayan mudah. Ketika ingin meminjam sebuah buku, cari simbol panah yang terdapat di sudut kanan atas. Kemudian akan tersaji berbagai genre buku yang kita inginkan. Namun, bisa juga dengan mengetikkan judul buku yang ingin dibaca pada kolom pencarian yang terletak di sudut kanan paling atas.

Apabila buku yang diinginkan tersedia, akan tampil tulisan ‘Pinjam’. Setelah klik ‘Pinjam’, akan muncul konfirmasi peminjaman. Kalau sudah yakin, klik tombol ‘Iya’ dan buku akan langsung masuk ke rak virtual. Sebelum membaca buku, biasanya diharuskan untuk mengunduh buku terlebih dahulu. Sehingga, kita tetap bisa membacanya walaupun sedang offline.

Sementara, ketika keseluruhan salinan buku tersebut sudah dipinjam, maka kita diperkenankan untuk ‘Antre’. Jika sudah bergabung dalam daftar antre, selanjutnya kita akan menerima notifikasi ketika buku tersebut sudah tersedia. Usahakan segera pinjam buku tersebut agar tidak diambil duluan oleh orang yang mengantre juga. Pembaca hanya boleh memasukkan dua buku ke dalam rak virtual perharinya. Buku-buku tersebut memiliki durasi peminjaman selama tiga hari. Apabila melewati tenggat, buku akan otomatis kembali.

Bagaimana dengan soal lisensi? Oh, tenang. Buku-buku yang terdapat di iPusnas telah dilindungi dengan Digital Rights Management (DRM) untuk pemenuhan hak berupa lisensi, obligasi, dan restriksi. Sehingga, sudah jelas kelegalannya, ya!

Aplikasi ini memang masih belum sempurna. Banyak hal-hal yang harus dipertimbangkan agar pembaca semakin nyaman. Seperti fitur wishlist dan menambahkan bagian rekomendasi berdasarkan riwayat buku yang telah kita pinjam. Bagi kamu yang baru saja mengunduh iPusnas dan masih bingung mau membaca apa, banyak sekali karya-karya penulis yang berasal dari dalam negeri ataupun mancanegara. Mulai dari novel Bumi Series Tere Liye hingga novel terjemahan Paula Hawkins tersedia di iPusnas. Jadi, tunggu apalagi? Ayo salurkan minat membacamu dengan cara yang legal!

Redaktur: Muhammad Fadhlan Amri

Related posts

Sejenak Hening: Aku Tenang, Aku Menang

redaksi

Sang Alkemis, Kisah Berkelana dan Berburu Mimpi

redaksi

Strap Mask Tingkatkan Kontaminasi Virus, Begini Cara Efektif Lain Menyimpan Masker

redaksi