Pembaruan Langsung Kasus COVID-19
SUARA USU
Entertaiment Kabar SUMUT

Kapal Arwah di Tepian Danau Toba, Peringatan Tragedi KM Sinar Bangun

Reporter: Okto Situmeang

Suara USU, Medan.Tugu KM Sinar Bangun yang terletak di Desa Tigaras, Kab. Simalungun, Sumatera Utara adalah pilihan destinasi yang tepat untuk kamu yang sedang bingung memilih tempat wisata jika berkunjung ke Sumatera Utara. Letaknya yang sangat menarik dan berada pada pinggiran Danau Toba menjadi daya tarik tersendiri dari Tugu ini terhadap wisatawan yang ingin berkunjung, selain itu tempat wisata ini dapat dikunjungi dengan biaya yang cukup terjangkau.

Tugu ini dibangun untuk memperingati tragedi yang memilukan, yaitu tenggelamnya KM Sinar Bangun pada 18 juni 2018 serta dengan tujuan menghormati para arwah korban yang tidak dapat ditemukan hingga sekarang. Bentuk bangunan dari tugu ini dibuat sangat menarik dengan panjang sekitar 8.5 meter dan tinggi serta lebar masing-masing 4 meter.

Di bagian atas kapal sengaja dibangun bentuk kapal Semi Transparan, sebagai lambang “kapal arwah”. Arah kapal arwah ini menuju titik tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, yang diibaratkan sebagai pengantar arwah korban ke tempat yang abadi. Sedangkan di bagian tengah dari Tugu ini terdapat ukiran dari nama-nama korban KM Sinarbangun yang bertujuan untuk menambah daya tarik dan keindahan dari bangunan tugu ini.

Replika kapal ini ditampilkan seperti siluet dan transparan sehingga tampak menyatu dengan langit dan awan. Kendati terlihat transparan, kapal itu akan menyala pada malam hari. Jika diperhatikan, setiap pengunjung yang melihat replika kapal dari sudut tertentu akan menangkap ilusi yang berbeda-beda. Di tengah monumen juga dibuat terowongan pendek sebagai ruang berkabung untuk korban tenggelamnya KM Sinar Bangun. Pada salah satu sisi monumen terdapat pelat dari bahan kuningan yang menunjukkan titik koordinat terakhir KM Sinar Bangun sebelum tenggelam. Di kedua sisi monumen juga tergambar motif ulos Sibolang yang biasanya dikenakan masyarakat Batak dalam suasana berduka.

Menurut keterangan dari salah seorang pedagang bernama bernama Morina Simarmata, dengan dibangunnya Tugu KM Sinarbangun dapat menambah daya tarik dari Desa Tigaras untuk dikunjungi oleh wisatawan, “Saya merasa bangga dengan dibangunnya tugu ini meskipun untuk mengenang tragedi yang memilukan, namun dengan adanya tugu ini dapat menambah daya tarik Desa Tigaras sebagai tempat tujuan wisataā€¯.

Namun hingga saat ini masalah infrastruktur menjadi salah satu tantangan utama yang harus dihadapi oleh para wisatawan yang ingin berkunjung ketempat ini, khususnya jalan yang mengantarkan pengunjung untuk sampai ke Tugu Sinar Bangun ini yang masih kurang baik.

Untuk kalian yang berencana untuk berlibur dan berwisata tidak ada salahnya untuk mencoba tempat ini. Dan jangan lupa tetap memperhatikan protokol kesehatan ya!

Redaktur: Yessica Irene

Related posts

Cinta Laura Kiehl, Artis Muda Multitalenta yang Tetap Memprioritaskan Pendidikan

redaksi

HIMATEK dan BKKMTKI Himpun Serta Salurkan Dana Peduli Banjir NTT

redaksi

Sehari Menjadi Petualang di Pelaruga

redaksi