Pembaruan Langsung Kasus COVID-19
SUARA USU
Featured Kuliner

Kolang Kaling yang Semakin Terlupakan

Oleh: Atika Larasati

Kolang-kaling tentu tidak asing di telinga kita, bukan? Camilan kenyal berbentuk lonjong dan berwarna putih transparan, yang terbuat dari biji pohon aren ini, memiliki rasa yang menyegarkan. Buah ini sering kita jumpai di olahan khas Ramadhan, seperti kolak, dawet, puding dan es buah. Tidak hanya itu, buah ini juga bisa diolah menjadi manisan untuk suguhan pada saat lebaran. Namun belakangan olahan kolang-kaling semakin jarang terhidang. Beberapa meyakini bahwa, proses panjang kolang-kaling sebelum terhidang membuat orang-orang mulai meninggalkan olahan manis dan segar ini. Berikut liputan khusus kami tentang kolang-kaling dalam rangka melestarikan salah satu hidangan khas Betawi ini!

Camilan yang bertekstur seperti agar-agar ini, memiliki kadar air yang sangat tinggi hingga mencapai 93,8% untuk setiap 100 gram-nya. Pun mengandung 0,69 gram protein, 4 gram karbohidrat, 1 gram kadar abu, dan 0,95 gram serat kasar. Kandungan karbohidrat yang terkandung di dalamnya, memberikan rasa kenyang, serta menghentikan nafsu makan sehingga cocok dikonsumsi untuk makanan diet.

Buah atap ini memiliki khasiat yang tak kalah luar biasa. Mengonsumsi kolang-kaling dapat membantu memperlancar kerja saluran pencernaan pada tubuh manusia. Kandungan kalsium yang serupa dengan tulang sapi yang terdapat di buah ini, bermanfaat untuk mengobati nyeri pada sendi. Tak luput juga kandungan mineral yang terkandung dalam kolang-kaling yang mampu memperlancar proses metabolisme tubuh.

Dibalik rasanya yang lezat dan kaya akan manfaat, ternyata mengolah kolang-kaling cukup sulit karena memiliki rasa yang asam. Namun, tenang saja berikut beberapa tips cara pengolahan kolang-kaling.

  1. Cuci berulang kali

Kolang-kaling dicuci di bawah air mengalir hingga lendirnya hilang dan benar-benar bersih.

  1. Rebus kolang-kaling

Tujuan dari perebusan ini untuk menghilangkan bau asam dari kolang-kaling. Rebus secara berulang hingga bau asam menghilang.

  1. Rendam dalam cucian beras

Guna air beras di sini untuk menghilangkan bau asam dan membuat tekstur kolang-kaling menjadi kenyal.

  1. Rebus dengan daun aromatik

Ada juga pilihan lain untuk menghilangkan bau asam pada kolang-kaling, yaitu dengan menambahkan daun aromatik seperti daun pandan, daun jeruk, cengkeh, dan kayu manis.

  1. Rebus dengan air gula

Sangat dianjurkan menambahkan gula pada rebusan terakhir kolang-kaling agar rasanya semakin legit dan lezat. Selain itu, gula juga merupakan pengawet alami sehingga kolang-kaling bisa tahan disimpan beberapa hari.

Penyajian kolang-kaling ini biasanya disajikan bersama sirup, untuk membuat rasa manis yang semakin mantap. Dengan melestarikan kolang-kaling kita tak hanya melestarikan sebuah panganan, tetapi juga tradisi berkepanjangan selama lebaran!

Redaktur: Muhammad Fadhlan Amri

Related posts

Kala Ramadhan, Ekonomi di Jalan Dr. Mansyur Semakin Makmur!

redaksi

Kebab Durian Jon, Cara Baru dan Praktis Makan Durian

redaksi

Bencana, Penyebab Banjir, dan Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana

redaksi