Reporter: Ardina Mendrofa, Bella Rossa Simbolon
Suara USU, Medan. Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara USU mengadakan kunjungan media ke kantor Detik Sumut, Jumat (12/12), sebagai bagian dari program peningkatan kompetensi jurnalistik mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan memperluas jejaring media, memperdalam pemahaman praktis tentang proses pengolahan berita, serta mengenalkan langsung dinamika kerja media profesional di era digital.
Kunjungan berlangsung di kantor Detik Sumut, Jalan Hayam Wuruk No. 16E, Kota Medan. Rombongan LPM Suara USU disambut oleh Kepala Biro Detik Sumut Baringin Parlindungan Lumban Gaol, Koordinator Liputan Ahmad Arfah Fansuri, serta sejumlah karyawan Detik Sumut.
Dalam pemaparannya, Baringin menjelaskan bahwa Detik Sumut merupakan salah satu kanal regional di bawah Detik.com yang berfokus pada liputan wilayah Sumatra bagian utara. Ia menegaskan bahwa Detik Sumut bukan entitas media yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari struktur redaksi Detik.com.
“Detik Sumut merupakan satu kanal di bawah Detik.com, sehingga bukan perusahaan yang berdiri sendiri. Jika diibaratkan sebuah buku, bagian sampulnya adalah Detik News, sementara di dalamnya terdapat kanal-kanal seperti Detik Sumut, Detik Sumbagsel, dan Detik Pop,” ujarnya.
Baringin juga menekankan pentingnya verifikasi informasi dalam praktik jurnalistik modern. Menurutnya, derasnya arus informasi dari media sosial menjadi tantangan besar bagi media arus utama karena banyak kabar viral beredar tanpa data dan konteks yang jelas. “Tanpa keterlibatan manusia, itu bukan produk jurnalistik,” katanya, menegaskan bahwa akurasi tetap menjadi standar utama dalam kerja jurnalistik profesional.
Sesi diskusi kemudian dilanjutkan oleh Koordinator Liputan Detik Sumut Ahmad Arfah Fansuri yang memaparkan alur kerja redaksi Detik. Proses dimulai dari pengiriman naskah oleh reporter melalui sistem internal, penyuntingan oleh editor, hingga penilaian kelayakan sebelum berita dipublikasikan.
“Reporter mengirimkan naskah melalui email, kemudian kami menilai apakah berita tersebut layak untuk diproses lebih lanjut atau tidak,” jelas Ahmad.
Ia juga memperkenalkan berbagai bentuk adaptasi digital yang dilakukan Detik, seperti pengembangan konten video, layanan siaran langsung (live streaming), serta pemanfaatan kontributor visual untuk menunjang kebutuhan pemberitaan multimedia.
Detik dikenal dengan kecepatan dalam menyajikan breaking news, sehingga reporter dituntut responsif terhadap informasi terbaru. Untuk berita reguler, seperti ekonomi dan politik, redaksi menerapkan pemetaan isu sebagai langkah awal. Sementara itu, konten timeless diproduksi dengan penyuntingan ketat untuk menghindari plagiarisme, dan liputan khusus disesuaikan dengan kerja sama tertentu yang telah memiliki penugasan jelas.
Seluruh proses kerja redaksi dijalankan berdasarkan Kode Etik Jurnalistik. Hak jawab diberikan sesuai ketentuan, dan kepercayaan publik dijaga melalui proses verifikasi internal yang konsisten pada setiap tahapan produksi berita.
Kunjungan media ini ditutup dengan penyerahan sertifikat dari LPM Suara USU kepada Detik Sumut yang diwakili oleh Baringin Parlindungan Lumban Gaol. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Suara USU untuk memperluas wawasan jurnalistik, memperkuat relasi dengan media profesional, serta mendorong kolaborasi di masa mendatang.
Redaktur: Jesika Yusnita Laoly
Leave a comment