SUARA USU
editorial

Makna Natal di Tengah Pandemi

Oleh: Caroline

Suara USU, Medan. Tak terasa tahun 2021 akan berakhir. Bulan Desember adalah bulan yang penuh sukacita di mana para umat Kristiani merayakan hari Natal, hari kelahiran Yesus Kristus Sang Juruselamat. Namun, dua tahun ini perayaan Natal terasa berbeda, pandemi Covid-19 merebak dari Maret 2020 hingga saat ini.

Natal yang biasanya dipenuhi dengan suasana yang meriah dan dekorasi yang megah, saat ini ibadah pun dibatasi dengan protokol kesehatan. Kebiasaan mengunjungi saudara saat libur Natal tidak bisa dilakukan seperti dua tahun sebelumnya.

Jika ditelusuri lebih dalam lagi, apakah Natal tanpa hal-hal tersebut akan mengurangi esensi makna Natal? Apakah makna Natal yang sesungguhnya? Mari simak makna Natal berikut ini.

  1. Natal mengajarkan kita akan kasih yang sejati

Kasih yang sejati asalnya dari Allah, Allah mengasihi manusia sebegitu besarnya walau kita semua telah jatuh ke dalam dosa. Kelahiran Tuhan berarti Ia memutuskan menyerahkan Anak-Nya tunggal berinkarnasi menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia dari kebinasaan.

Dalam pandemi ini, sejatinya makna Natal itu tidak hilang, justru semakin terasa di era pandemi. Kita merasakan kasih Allah yang sejati. Terutama di masa ini semua orang sedang berputus asa, bersedih, dan banyak kehilangan. Di saat inilah kita sebagai sesama manusia menyebarkan kasih kepada sesama, saling membantu dan saling mendoakan.

  1. Natal mengajarkan tentang keserdehanaan dan kerendahan hati

Saat Natal, biasanya suasana begitu meriah. Dekorasi natal menunjukkan semaraknya serta berbagai pertunjukkan Natal seperti paduan suara menambah kesan yang sangat arti dalam perayaan menuju hari Natal.

Tidak salah jika merayakan Natal dengan kemeriahan dan kemewahan. Akan tetapi, lebih baik kita merayakan Natal dan memaknainya dengan penuh rendah hati dan kesederhaan.

Kiranya pada Natal tahun ini diri kita bisa menjadi lebih baik, membuka pikiran dan hati kita, sehingga bisa memaknai Natal di tengah pandemi ini seturut dengan kehendak-Nya. Kiranya kita semua yang merayakan peringatan Natal ini bisa bertumbuh dan semakin hari semakin menjadi pribadi seturut kehendak-Nya. Selamat menyambut Natal 2021 dan tahun baru 2022, kiranya kita semua sehat selalu dan berkat Tuhan Yesus Kristus selalu mengiringi jalan kita.

Redaktur: Yessica Irene


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Dari BTS Meal hingga Euro, Baiknya Loyalitas Kpopers Disalurkan untuk Kebermanfaatan

redaksi

Ketika Perempuan Disubordinasikan dalam Aspek Ekonomi

redaksi

Filosofi Stoicism, Hidup Bahagia dengan Mengelola Ekspektasi

redaksi