Home Sosok Mengenal No Na, Pembawa Identitas Budaya Indonesia di Kancah Musik Global
Sosok

Mengenal No Na, Pembawa Identitas Budaya Indonesia di Kancah Musik Global

Share

Oleh: Nelly Nadezda Berzanti Novna

Suara USU, Medan. Industri musik saat ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media efektif untuk memperkenalkan identitas budaya suatu bangsa kepada dunia. Di tengah perkembangan pasar global yang semakin kompetitif, kehadiran No Na sebagai girl group beranggotakan perempuan Indonesia menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. No Na merupakan grup musik asal Indonesia yang dibentuk dan dinaungi oleh 88rising, label musik internasional ternama yang juga menaungi musisi besar seperti Rich Brian, NIKI, dan Warren Hue. Nama “No Na” sendiri diambil dari kata “nona” yang berarti perempuan muda atau gadis Indonesia.

Dalam memulai debutnya di industri musik, No Na resmi merilis singel pertama mereka yang berjudul “Shoot” pada 2 Mei 2025. Melalui video musik tersebut, mereka langsung memperkenalkan kekayaan visual Indonesia dengan menampilkan pemandangan alam seperti hamparan sawah, keindahan pantai, dan kehangatan suasana pedesaan. Berdasarkan data dari NoNa Wiki Fandom, lagu debut ini berhasil meraih sekitar 3,3 juta penayangan dan lebih dari 130 ribu suka hanya dalam waktu 12 hari. Pencapaian awal yang gemilang ini langsung membawa nama No Na mulai dikenal luas di kancah musik internasional.

Sebagai representasi bangsa, No Na secara konsisten memasukkan unsur musik tradisional Indonesia ke dalam karya dan penampilan mereka, salah satunya adalah instrumen gamelan Bali. Penggunaan bahasa Indonesia dalam beberapa lirik lagu juga menjadi bukti nyata dari upaya mereka untuk tetap mempertahankan identitas nasional di pasar internasional. Meskipun tergolong sebagai grup baru, keunikan konsep yang menggabungkan modernitas dan tradisi ini berhasil menarik perhatian besar dari publik domestik maupun mancanegara, hingga lagu-lagu mereka sukses didengarkan oleh jutaan penggemar dari berbagai negara.

Komitmen dan kerja keras No Na dalam berkarya akhirnya membuahkan pengakuan internasional yang luar biasa. Pada 27 Mei 2026, Forbes resmi merilis daftar 30 Under 30 Asia, dan No Na berhasil masuk ke dalam jajaran tersebut untuk kategori artis dan atlet Asia berprestasi. Saat ini, grup ini telah memiliki sekitar 1,7 juta pendengar bulanan di platform Spotify. Selain itu, single terbaru mereka yang bertajuk Rollerblade dan dirilis pada April 2026, telah ditonton lebih dari 7,1 juta kali di YouTube, menegaskan besarnya magnet dan perhatian masyarakat global terhadap karya-karya mereka.

Eksistensi No Na di panggung internasional semakin diperkuat melalui penampilan mereka dalam festival musik bergengsi Head in the Clouds di Los Angeles yang diselenggarakan oleh 88rising. Dalam kesempatan tersebut, mereka membuka pertunjukan dengan iringan musik gamelan Bali sebagai simbol kebanggaan budaya di panggung dunia. Tidak hanya itu, No Na juga sukses mencuri perhatian publik setelah tampil di The First Take, sebuah kanal musik populer asal Jepang yang dikenal dengan konsep penampilan live satu kali pengambilan suara tanpa editan. Penampilan krusial ini berhasil membuktikan kualitas vokal impresif dari para anggota secara langsung sekaligus menuai respons positif dari pengamat musik internasional.

Sebagai girl group yang membawa identitas Indonesia ke pasar global, No Na menjadi bukti nyata bahwa perempuan Indonesia tidak hanya mampu menjadi penonton dalam industri hiburan dunia, tetapi juga siap menjadi pelaku utama yang membawa nama bangsa semakin dikenal dan dihargai. Melalui perpaduan musik, visual, dan aksi panggung, mereka sukses menjembatani kebudayaan lokal ke ranah global. Kini, kisah perjalanan No Na hadir sebagai inspirasi besar bagi generasi muda Indonesia untuk berani berkarya, menunjukkan bakat terbaik, dan selalu bangga terhadap akar budaya sendiri di mana pun mereka berada.

Redaktur: Rifatul Suadah

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.