SUARA USU
Uncategorized

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Penggunaan Media Sosial terhadap Gaya Hidup Mahasiswa

Sumber foto: pinterest.com

Oleh: Tio Amanda Jessica Nadeak / Nazwa Armi / Eliza Tanzil / Dimas Aditya / Kartika Ayu Carry Deo Ze / Selli Javiera

Suara USU, Medan. Perkembangan teknologi di era digital saat ini memainkan peran dalam aktivitas kehidupan manusia. Mahasiswa yang menjadi generasi penerus bangsa dan termasuk sebagai generasi yang tumbuh bersamaan dengan perkembangan teknologi perlu untuk menggunakan dan memanfaatkan media digital dengan baik terutama dalam dunia pendidikan. Dalam penggunaan dan perkembangan teknologi pun harus menyesuaikan dengan nilai-nilai pancasila dalam tindakan dan perilaku yang dimana nilai-nilai tersebut merupakan dasar moral dan etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Penggunaan media sosial sangat berpengaruh pada gaya hidup dan cara berpikir karena media sosial dapat membawa banyak pengaruh baik melalui konten yang dilihat di media sosial,” ucap Rifki seorang mahasiswa Politeknik Negeri Medan ketika diwawancarai pada Jumat (29/03/2024).

Lingkup informasi yang bisa didapatkan dan diperoleh dari media sosial sangat luas dan cepat penyebarannya, sehingga dapat membawa banyak perubahan. Di tengah percepatan informasi di media sosial mahasiswa perlu dengan bijak memilah segala informasi, mengambil sisi positif dan membuang sisi negatifnya. Penggunaan internet di kalangan mahasiswa merupakan hal yang penting dengan semakin berkembangnya zaman, namun hal itu harus dibarengi dengan kemampuan literasi digital yang baik.

Berdasarkan hasil formulir kuesioner online yang disebarkan terhadap 30 orang mahasiswa menyatakan bahwa penggunaan media sosial dapat memberikan dampak positif dan negatif dalam kehidupan aktivitas sehari-hari. Penggunaan media sosial memiliki dampak positif apabila dapat digunakan dengan bijak dan dapat memberi dampak negatif apabila digunakan secara berlebihan tanpa adanya kontrol diri.

Menurut Rifki, media sosial dapat sangat penting dalam aktivitas mahasiswa terutama dalam dunia perkuliahan, karena bisa mendapatkan informasi lebih cepat untuk meningkatkan kemampuan diri maupun membantu proses belajar. Namun, apabila media sosial digunakan secara berlebihan dapat berpengaruh pada gaya hidup dan interkasi sosial mahasiswa. Kurangnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan memberi efek yang negatif apabila tidak memilah konten dengan bijak.

“Media sosial bisa sangat penting bagi mahasiswa jika digunakan dengan tepat seperti digunakan untuk meningkatkan personal branding ataupun mencari informasi mengenai perkuliahan. Namun penggunaan media sosial juga bisa membentuk gaya hidup apatis karena terlalu fokus pada media sosial menyebabkan kurangnya kepedulian kita terhadap lingkungan sekitar dan juga melihat keberhasilan orang lain di media sosial membuat kita seakan selalu tidak puas dengan diri sendiri,” ucap Rifki.

Dalam dunia pendidikan saat ini, terutama perguruan tinggi, penggunaan teknologi menjadi hal yang penting dan tidak terlepas dari kehidupan remaja khususnya mahasiswa. Untuk mencegah pengaruh negatif terhadap penggunaan media sosial maka harus memperhatikan nilai-nilai Pancasila dalam perilaku dan gaya hidup sehari-hari dan juga di media sosial. Penting untuk memberikan pengajaran mengenai Pancasila sejak dini, karena Pancasila adalah dasar pandangan filosofis negara yang menjadi suatu keharusan moral dalam kehidupan bernegara.

Mahasiswa sebagai penerus bangsa harus menaruh perhatian lebih akan perkembangan digital saat ini. Mahasiswa sebagai agen perubahan merupakan komponen yang penting di dalam masyarakat. Di era digitalisasi saat ini generasi muda rentan untuk terpengaruh dalam perilakunya yang berbeda dengan Pancasila. Berkaitan dengan hal tersebut maka dalam kehidupan bermasyarakat, mahasiswa harus memperhatikan nilai-nilai Pancasila. Mahasiswa diharapkan dapat menggunakan teknologi dengan bijak, sehingga media digital dapat menjadi wadah bagi mahasiswa dalam menerapkan kontrol sosial untuk memilah hal-hal yang menyimpang dari ideologi bangsa. Cakupan dari media sosial sangat luas dan merupakan ruang publik yang bebas, sehingga dalam penggunaannya perlu untuk memperhatikan etika dalam berinteraksi. Etika yang perlu diperhatikan tersebut tidak terlepas dari perwujudan nilai-nilai dalam Pancasila.

Artikel ini adalah publikasi tugas Mata Kuliah Pendidikan Pancasila dengan Dosen Pengampu Onan Marakali Siregar, S.Sos., M.Si.

Redaktur: Feby Simarmata


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Hidup di Sekitar Sungai Deli: Apakah Warga Masih Aman dari Lingkungan Kotor dan Banjir?

redaksi

Human Relation: Bagaimana Interaksi Mempengaruhi Kinerja

redaksi

Dampak Radikalisme Digital Terhadap Persatuan dan Kesatuan Bangsa

redaksi