
Reporter: Muhassanah Nasution, Debora Gracia Nauli
Suara USU, Medan. Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Eksakta Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar kegiatan lintas alam bertema Goes to USU Forestry pada Minggu (30/11). Kegiatan ini dilaksanakan di Fakultas Kehutanan USU, yang terletak di Kampus 2 Bekala, Deli Serdang.
Kegiatan ini berkolaborasi dengan Fakultas Kehutanan USU dan didukung langsung oleh Dekan Fakultas. Selain itu, PK IMM Eksakta USU juga bekerja sama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Rimbawan Pecinta Alam (Rimbapala) Fakultas Kehutanan, serta turut melibatkan mahasiswa Fakultas Kehutanan USU. Lintas alam tersebut diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dan mahasiswa USU.
Ketua panitia, Geraldi Satria, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari keprihatinan terhadap rendahnya kepedulian mahasiswa Sumut terhadap lingkungan. “Kami melihat masih banyak mahasiswa dan pelajar yang belum peduli pada isu lingkungan. Lewat lintas alam ini, kami ingin mereka minimal mengenal vegetasi hutan dan dasar-dasar pengetahuan alam,” ujarnya.
Persiapan kegiatan dilakukan selama satu bulan dengan koordinasi bersama pihak fakultas untuk peminjaman fasilitas, serta bersama Rimbapala untuk memastikan kondisi lapangan. Meskipun awalnya cuaca sempat menjadi hambatan, mendekati waktu pelaksanaan panitia kembali meninjau dan memastikan lokasi kegiatan dapat digunakan di waktu yang telah ditetapkan.
Sebelum menuju lokasi kegiatan, seluruh peserta terlebih dahulu berkumpul di Pintu 1 USU, untuk selanjutnya berangkat bersama menuju Kampus 2 Bekala. Setibanya di lokasi, peserta terlebih dahulu melakukan sesi pemanasan, yang kemudian dilanjut dengan pembukaan acara secara resmi. Rangkaian pembukaan diawali dengan laporan Ketua Panitia, sambutan Ketua Umum PK IMM Eksakta USU, dan sambutan sekaligus pembukaan oleh perwakilan Pimpinan Cabang (PC) IMM Kota Medan.
Dalam sambutannya, perwakilan PC IMM Kota Medan, Aidil Saputra, menyampaikan harapannya agar kegiatan lintas alam ini dapat menumbuhkan kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian lingkungan. “Setelah acara ini, kami berharap akan lahir kajian-kajian akademis yang menghasilkan karya ilmiah tentang bagaimana kita seharusnya mengenal dan menjaga hutan. Semoga kegiatan ini dapat melahirkan kader-kader yang peduli dan mampu melestarikan hutan,” ujarnya.
Usai pembukaan, peserta dibagi menjadi dua kelompok, dengan masing-masingnya didampingi pemandu dan pemateri. Memasuki area hutan, peserta diperkenalkan pada berbagai jenis tumbuhan. Di titik pemberhentian pertama, tepat di bawah pohon mahoni, pemateri memberikan penjelasan mengenai pohon tersebut, jalur yang telah dilalui, serta memperkenalkan departemen-departemen di Fakultas Kehutanan beserta program dan kegiatannya. Pemateri menekankan, bahwa seluruh program tersebut bertujuan memanfaatkan fungsi hutan sekaligus merawatnya kembali.
Perjalanan dilanjutkan dengan melewati berbagai rintangan, mulai dari jalur terjal, area berlumpur, hingga menyeberangi aliran sungai. Pada titik pemberhentian kedua di bawah pohon pinus, peserta mendapatkan penjelasan mengenai manfaat pohon pinus beserta proses pengambilan resin getah pinus.
Rombongan kemudian bergerak menuju titik terakhir yang berada di bawah pohon beringin. Di lokasi ini, peserta diberi waktu untuk beristirahat dan mengabadikan momen bersama.
Setelah kembali ke gedung Fakultas Kehutanan, peserta diajak mengunjungi rumah kaca. Di sana, pemateri menjelaskan berbagai jenis tumbuhan, serta memperkenalkan alat-alat yang digunakan dalam pengelolaan tanaman di rumah kaca.
Fita Fahriza Nasution, salah satu peserta, mengungkapkan bahwa dirinya tertarik mengikuti lintas alam tersebut karena ingin berpetualang di alam sekaligus menambah pengalaman, pengetahuan tentang hutan, serta relasi. Fita juga menyampaikan bahwa kegiatan ini memberinya nilai dan pelajaran penting mengenai pelestarian hutan. “Dari acara ini, aku mendapat pelajaran untuk menjaga alam, khususnya tentang pentingnya tidak menebang pohon sembarangan, apalagi kita baru saja menghadapi banjir,” ujarnya.
Geraldi selaku ketua panitia berharap, kegiatan ini dapat mendorong peserta dan masyarakat untuk lebih mengenal Fakultas Kehutanan USU dan peduli terhadap lingkungan, terutama di tengah maraknya deforestasi.
Redaktur: Fatimah Roudatul Jannah
Leave a comment