SUARA USU
Kabar Kampus

Rektor dan Gubernur Targetkan USU Bulan Depan Perkuliahan Tatap Muka!

Reporter: Yulia Putri Hadi dan Lita Amalia

Suara USU, MEDAN. Universitas Sumatera Utara melakukan program vaksinasi covid-19 bagi mahasiswa sebagai salah satu persiapan melakukan kegiatan perkuliahan tatap muka (PTM). Hal ini sejalan dengan surat edaran Kemendikbud bahwa perguruan tinggi di wilayah PPKM level 1, level 2 dan level 3 dapat menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas.

Selama sembilan hari, vaksinasi bagi mahasiswa Universitas Sumatera Utara ini dilakukan guna mencapai target yaitu vaksinasi 20.000 mahasiswa selama sembilan hari.

Rektor USU, Dr. Muryanto Amin menyampaikan saat ini USU sudah menyiapkan prosedur pelaksanaan kuliah secara hybrid, di mana jumlah siswa yang bisa mengikuti PTM hanya 50%

“Kesiapanya pertama, di ruang kelas sudah disiapkan prosedur, paling banyak 50% mahasiswa. Sekarang tinggal mempersiapklan mahasiswanya, kalau yang sudah divaksin boleh kuliah tatap muka, kalau belum divaksin belum boleh, masih kuliah online dari rumah,” jelas Rektor USU.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Mury ini menuturkan bahwa USU terus berupaya agar angka vaksinasi mahasiswa menyentuh angka 39.000. Dimana saat ini angka vaksinasi untuk mahasiswa baru beriksar 12.000.

“Kita berupaya agar sekitar 39.000 mahasiswa sudah divaksin, sekarang masih kira-kira 12.000 yang sudah divaksin. Per-akhir Oktober ini akan kita lihat persiapannya, mudah-mudahan Oktober atau November sudah mulai tatap muka,” terang mantan Dekan FISIP ini.

Gubernur Edy Rahmayadi berharap USU menjadi pembangkit minat PTM di Sumatera Utara dan Indonesia. Ia juga akan turut memfasilitasi persiapan PTM di kampus hijau.

“Saya berharap seluruh mahasiswa di Sumatera Utara tervaksinasi. USU ini adalah pembangkit minat sehingga universitas-univeristas lain akan segera difasilitasi untuk melakukan kegiatan ini juga,” ucap Gubernur Sumatera Utara.

Lebih lanjut, Edy menjelaskan bahwa hal ini sejalan dengan pemerintah yang mulai menerapkan pembelajaran tatap muka. Namun, ia mewajibkan prokes menjadi kewajiban personal.

“Ini adalah tindak lanjut dari pemerintah akan membuka pembelajarn secara tatap muka, memang saat ini sumut terkonfirmasi 93 orang, ini harus kita jaga sama-sama, salah satunya dengan mengantisipasi tatap muka yang akan dilakukan USU. Tendik sudah divaksin, mahasiswa ini kita berharap selama 39.000 mahasiswa, untuk tahap awal sebanyak 20.000 mahasiswa divaksin. prokes menjadi suatu kewajiban personal individu,” pungkasnya.

Redaktur: Muhammad Fadhlan Amri

Related posts

UKM Himadita Nursery Adakan Lomba Esai dan Poster yang Berfokus pada Masalah Pangan dan Pertanian di Era Pandemi

redaksi

Kenalan dengan Arunika Simetrikal Yuk!

redaksi

Melatih Kepemimpinan Bersama AISEC in USU

redaksi