SUARA USU
Featured Musik

Saturday, Kumpulan Anak Muda Siantar yang Berhasil Ciptakan Grup Band

Oleh: Yessica Irene Sembiring

Suara USU, Medan. Grup Band Saturday adalah grup band yang awalnya terbentuk karena berasal dari lingkungan pertemanan yang sama. Grup band yang beranggotakan 5 orang pemuda Siantar yaitu Vallery, Arif, Diknal, Yose, Ned memulai kehidupan bermusiknya.

Pada 13 Januari 2017 grup band ini dibentuk dengan memulai beberapa konsep serta rancangan musik seperti apa yang akan mereka bawakan. Seiring berjalannya waktu dalam sebuah grup musik pasti mengalami berbagai penyesuaian, dalam hal ini grup band Saturday juga mengalaminya dengan mengubah posisi pemain gitar dan vokalis grup mereka. Pada awalnya formasi personil yang terdiri dari Vallery, Arif, Diknal, Yose, Ned, akhirnya berubah formasi dengan personil Yose, Vallery, Aiko, Ned dan Arif.

Saturday band sendiri memiliki 3 vokalis dan 2 pemain alat musik yaitu Valle dan Aiko yang juga menjadi vokal, dan 1 pemain bass yang sekaligus menjadi vokalis yaitu Arif. Sisanya ada Ned pada drum, dan Yose di keyboard.
Awal terbentuknya Saturday Band ini hanya karena ingin bermusik dengan teman-teman satu lingkungan pertemanan, salah satu yang menginspirasi terbentuknya grup band ini, Yose mengajak temannya untuk bermain musik ansambel dan kemudian semakin semangat untuk membuat lagu sendiri dan akhirnya berkarya berdasarkan keinginan mereka. Bermusik dengan tidak dinaungi label membuat Yose terus berupaya mencari teman yang bisa dijadikan gitar dan bass yang kemudian ia menemukan Vallery dan Arif dalam mengisi posisi ini.

Pada 14 Februari 2017, Saturday Band resmi merilis single pertama mereka yang berjudul Harus. Dalam proses pembuatan lagu Saturday Band memiliki konsep harus mudah dan bisa tinggal di telinga pendengar. Karena kalau udah enak di dengar, pastinya susah dilupain.

Dalam kehidupan bermusik pasti semua grup band mengalami kesulitan serta kendala, grup band Saturday inipun mengaku pernah mengalami kendala dalam kehidupan bermusiknya. Yang pertama karena mereka berkuliah di tempat-tempat yang berbeda, ada yang berkuliah di Jogja, Bali, dan Medan. Kesulitan dalam mengatur waktu karena jarak yang jauh untuk berkumpul membuat mereka sering mengalami beberapa kendala. Oleh karena itu jika dilihat dari Youtube dalam 5 tahun hanya berhasil merilis 6 lagu. Mereka tetap memprioritaskan pendidikan terlebih dahulu dibandingkan grup band yang telah mereka bentuk.

Grup band yang memiliki genre musik alternative rock ini telah berhasil merilis 6 lagu yang dipublikasikan di platform youtube yaitu Harus, Dear You, Perpisahan, Renjana, Terbiasa Sendiri dan Selama Pandemi. Pendengar setia band Saturday Band ini adalah remaja dengan rentang usia 10 tahun sampai dengan 17 tahun keatas.

Selama 5 tahun bermusik Saturday Band pernah mengikuti beberapa kompetisi musik yaitu kompetisi cipta lagu kategori band di Levis. Kemudian juga pernah beberapa kali manggung namun kondisional melihat waktu dari masing-masing personil. Tempat yang pernah mereka datangi untuk manggung adalah Medan dengan personil lengkap, kemudian di Jogja dan Bali hanya bisa manggung dengan is editional player karena personil yang tinggal berjauhan.

Untuk teman-teman yang tertarik untuk mendengar hasil karya musik dari pemuda asal Siantar ini bisa mendengarkannya lewat sosial media youtube dan souncloud.

Redaktur: Salsabila Rania Balqis


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Belajar Untuk Tidak Apatis Dari Lagu Apati

redaksi

Review The Batman : Lebih Dari Sekadar Kisah Pahlawan Bertopeng

redaksi

Mini Album “Semoga Sembuh” Karya Idgitaf Resmi Dirilis

redaksi