SUARA USU
Buku

Seni Untuk Bersikap Bodo Amat

Oleh: Yulia Tarigan

Suara USU, Medan. Di era modern yang penuh tekanan dan tuntutan, banyak orang terjebak dalam kesibukan tanpa henti. Mereka berusaha keras untuk mencapai ekspektasi yang ditetapkan oleh masyarakat, tanpa henti mengejar kebahagiaan dan kesuksesan. Namun, dibalik kegigihan tersebut, tak jarang mereka merasa lelah, terbebani, dan kehilangan makna hidup.

Di sinilah buku Seni Bersikap Bodo Amat karya Mark Manson menawarkan perspektif baru dalam menjalani hidup, mengajak kita untuk memilih apa yang benar-benar penting dan melepaskan hal-hal yang tidak penting untuk dipikirkan. Mark Manson, sang penulis mengungkapkan melalui bukunya yang lugas dan penuh humor, mengajak kita untuk membebaskan diri dari belenggu kesibukan dan tuntutan hidup yang tak ada habisnya. Dalam penulisannya menawarkan filosofi hidup baru, yaitu berfokus pada hal-hal penting dan berani “bodo amat” dengan hal-hal sepele.

Manson mematahkan mitos bahwa kunci kebahagiaan terletak pada mengejar kesuksesan dan menyenangkan semua orang. Buku ini justru menunjukkan dan menggambarkan bahwa kebahagiaan sejati datang dari keberanian untuk melepaskan diri dari ekspektasi dan peduli pada apa yang benar-benar bermakna bagi kita. Buku ini bukan sekadar teori tetapi Manson juga membagikan pengalaman pribadinya dan kisah inspiratif dari berbagai tokoh, seperti Charles Bukowski, Dave Mustaine, dan William James. Dia menunjukkan bukti nyata bahwa bersikap bodo amat terhadap hal-hal yang tidak penting dapat membuka jalan menuju hidup yang lebih bahagia dan bebas.

Seni Bersikap Bodo Amat karya Mark Manson hadir sebagai pencerahan di tengah kekacauan ini. Buku fenomenal ini menawarkan perspektif segar dalam menjalani hidup, mengajak kita untuk memilih apa yang benar-benar penting dan melepaskan hal-hal yang tidak.

Bukan Apatis, Tapi Selektif

Bersikap bodo amat bukan berarti apatis atau tidak peduli. Ini adalah tentang memilih dengan bijak apa yang layak untuk kita investasikan waktu, energi, dan emosi. Kita perlu belajar untuk melepaskan diri dari ekspektasi yang tidak realistis dan berhenti berusaha menyenangkan semua orang.

Fokus pada Nilai-Nilai Inti

Seni Bersikap Bodo Amat membantu kita untuk mengidentifikasi nilai-nilai inti yang benar-benar penting dalam hidup. Dengan memahami apa yang benar-benar berarti bagi kita, kita dapat memfokuskan energi dan usaha kita pada hal-hal yang selaras dengan nilai-nilai tersebut.

Hidup Lebih Bahagia dan Penuh Makna

Ketika kita mampu melepaskan diri dari hal-hal yang tidak penting, kita akan memiliki lebih banyak ruang untuk hal-hal yang benar-benar penting. Kita akan lebih bahagia, lebih puas, dan lebih termotivasi untuk menjalani hidup yang penuh makna.

Ditengah hiruk pikuk tuntutan akademik dan ekspektasi sosial, mahasiswa sering kali terjebak dalam tekanan dan kecemasan. Beban tugas, keinginan untuk meraih kesuksesan, dan rasa ingin diterima oleh lingkungan, tak jarang membuat mereka kehilangan makna hidup dan kebahagiaan sejati. Buku Seni Bersikap Bodo Amat dapat menjadi solusi bagi para mahasiswa yang ingin membebaskan diri dari belenggu tersebut dan menjadi panduan praktis yang dapat membantu para mahasiswa untuk menemukan kebahagiaan sejati dan menjalani hidup yang lebih bermakna.

Mari sobat Suara USU meluangkan waktu untuk membaca buku ini dan temukan kekuatan untuk “bodo amat” dan fokus pada apa yang benar-benar penting!

Redaktur : Khalda Mahirah Panggabean 


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Menetapkan Batasan agar Hidup Lebih Tenang Melalui Buku Set Boundaries

redaksi

Parable : Sadewa Sagara, Potret Nyata Sebagian Besar Remaja SMA

redaksi

Utusan Damai di Kemelut Perang, Sudut Pandang Penginjil yang Jarang Terekspos

redaksi