Home Kabar Kampus SMKI 2025, Rimbawan Muda Siap Wujudkan FoLU Net Sink 2030
Kabar Kampus

SMKI 2025, Rimbawan Muda Siap Wujudkan FoLU Net Sink 2030

Share
Dokumentasi: Suara USU

Reporter: Rifatul Suaidah, Syafira Sari, Rizqi Putra Permono

Suara USU, Medan. Seminar Mahasiswa Kehutanan Indonesia (SMKI) 2025 resmi dibuka di Gelanggang Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) pada Kamis, 6 November 2025. Kegiatan nasional dua tahunan yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Kehutanan se-Indonesia (Sylva Indonesia) ini mengangkat tema “Krisis Iklim dan Keadilan Ekologis: Siapa yang Menjaga dan Siapa yang Terkena Dampaknya?”

Seminar menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Prof. Dr. Ir. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si., IPM. dan Masrizal Saraan, S.Hut., M.Si., yang membahas strategi kolaboratif menghadapi krisis iklim serta peran mahasiswa kehutanan dalam mewujudkan target nasional Forest and Other Land Uses (FoLU) Net Sink 2030 kondisi ketika penyerapan karbon lebih besar daripada emisi yang dilepaskan.

Universitas Sumatera Utara menjadi tuan rumah SMKI 2025 setelah terpilih dalam Rapat Kerja Nasional Sylva Indonesia di Pontianak pada Juni 2024. Penyelenggaraan kegiatan ini melibatkan Fakultas Kehutanan USU, Himpunan Mahasiswa Sylva USU, alumni, Ditmawaalumni, serta dukungan Wakil Rektor I USU. Selain seminar, kegiatan juga mencakup rangkaian acara hingga 9 November 2025 yang berlangsung di tiga lokasi: USU, Aek Nauli, dan Danau Toba.

Dalam sesi pertama, Prof. Agus Purwoko menyampaikan materi bertajuk “Implementasi Pengetahuan Akademik dalam Strategi Nasional Perubahan Iklim Global.” Ia menekankan pentingnya integrasi riset kampus dengan kebijakan publik untuk mendukung pencapaian FoLU Net Sink 2030.

“Artinya, bagaimana hutan dan lahan dapat menyerap lebih banyak karbon dibandingkan yang dilepaskannya baik di daerah pedesaan maupun perkotaan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan peran mahasiswa sebagai iron stock—cadangan sumber daya manusia kehutanan yang inovatif dan adaptif terhadap isu lingkungan, teknologi, sistem, dan regulasi.

Sementara itu, Masrizal Saraan dalam pemaparan kedua membahas “Kesiapan Provinsi dalam Mengakses Dana Iklim Global.” Ia menjelaskan bahwa Indonesia berkomitmen menurunkan emisi karbon sebesar 31,89 persen secara nasional dan 43,2 persen dengan dukungan internasional.

“Pendekatan proyek karbon dilakukan melalui tingkat proyek, tingkat yurisdiksi, serta program bertingkat yang mengintegrasikan keduanya,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Sumatera Utara memiliki peran strategis dalam agenda iklim nasional melalui potensi besar kawasan Batang Toru, yang menjadi basis pengembangan program REDD+ dan Payment for Ecosystem Services (PES). Namun, menurutnya, tantangan masih muncul dari koordinasi antar pihak di tingkat daerah.

Dekan Fakultas Kehutanan USU, Prof. Rudi Hartono, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi perubahan iklim. Ia menyebut Fakultas Kehutanan USU terus mendorong aksi nyata seperti gerakan penanaman seribu pohon serta penyusunan rekomendasi kebijakan lingkungan berbasis ilmiah.

Ketua Panitia SMKI 2025, Adil Hakim Ritonga, menyampaikan bahwa kegiatan ini melibatkan sekitar 60 delegasi dari 15 universitas kehutanan di seluruh Indonesia, dengan total peserta mencapai 300 orang.

“Kami berharap SMKI tidak hanya menjadi forum seremonial, tetapi wadah kolaborasi nyata untuk menjawab tantangan krisis iklim global,” ujarnya.

Adil menambahkan, rangkaian kegiatan di Aek Nauli dan Danau Toba juga mengenalkan flora-fauna endemik seperti anggrek Toba dan gajah Sumatera, serta potensi ekowisata Danau Toba yang kini pulih. Delegasi UGM menilai SMKI 2025 sebagai ruang dialog yang memperkaya wawasan dan memperkuat jaringan mahasiswa kehutanan, dengan harapan hasil forum dapat diwujudkan dalam aksi nyata menjaga hutan.

Acara ditutup dengan penampilan mahasiswa dan arak-arakan menuju Kampus II USU di Kwala Bekala untuk kegiatan lapangan dan penanaman pohon sebagai simbol komitmen rimbawan muda menuju FoLU Net Sink 2030.

Redaktur: Jesika Yusnita Laoly

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.