SUARA USU
Bedah Jurusan

Suka Fisika Tapi Gak Suka Rumus, Emang Bisa?

Oleh: Misuki Awanda

Suara USU, Medan. Tertarik dengan ilmu yang mempelajari tentang bagaimana alam semesta bekerja? Atau tertarik dengan penjelasan bagaimana fenomena luar biasa dapat terjadi? Tanpa dijawab ilmu apa, pasti yang terlintas dibenak kalian adalah Fisika. Yups, fisika!

Secara filosofi Fisika yang berasal dari bahasa Yunani ini adalah ilmu yang mempelajari tentang materi, apapun yang bersifat nyata itulah Fisika karena kebalikannya adalah metafisika. Jadi apapun yang kalian temui seperti meteor jatuh, air mengalir, siang malam, bom atom, petir, dan sebagainya itu adalah Fisika. Bagi sebagian orang mempelajari hal-hal di balik kejadian-kejadian tersebut sangat menyenangkan, karena akan terus merasa takjub dan terpukau dengan hasil karya Sang Pencipta, dan Rumus hanyalah alat bantu untuk menjelaskan suatu kejadian secara ringkas. Jadi tidak suka rumus bukan berarti kalian tidak bisa mempelajari Fisika. ‘buat apasi mahamin alam semesta bekerja? Kurang kerjaan, sampai apel jatuh saja pun harus dihitung-hitung?’ tidak sedikit orang orang beranggapan mengambil jurusan fisika adalah kesia-siaan, karena mereka berfikir kalau sesuatu yang biasa tidak perlu ditelaah.

Fisika merupakan salah satu pilar utama ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan pemahaman mengenai fenomena alam serta kemungkinan aplikasinya dalam meningkatkan kesejahteraan hidup umat manusia. Pada program studi ini, teman-teman akan mempelajari berbagai hal ditinjau dari aspek fisisnya. Sebagai contoh, dalam fisika dipelajari tentang gelombang, sifatnya, perilaku gelombang, dan contoh dalam peristiwa sehari-hari, misalnya: mengapa jam tangan selalu berputar kearah kanan, atau mengapa petir dan kilat terjadi secara bersamaan . Masih banyak lagi peristiwa sehari-hari yang dapat ditinjau dari sisi fisisnya dan kemudian dikaji dengan menarik.

Kelompok keahlian yang terkait dengan program studi Fisika di Universitas Sumatera Utara adalah :

  • Konsentrasi Fisika material elektronik
  • Konsentrasi Fisika teoritis energi tinggi
  • Konsentrasi Fisika instrumentasi

Dengan 3 pilihan Kelompok Keahlian tersebut, teman-teman akan lebih bebas untuk memuaskan rasa ingin tahu teman-teman dalam menguak rahasia alam ini. Apabila teman-teman tertarik dengan teori-teori fisika dan ingin suatu saat nanti menemukan suatu teori sendiri, maka Kelompok Keahlian Fisika Teoritik adalah tempatnya. Setiap Kelompok Keahlian mempunyai dosen-dosen yang sangat kompeten dalam bidangnya sehingga teman-teman tidak perlu khawatir, apabila teman-teman menemui kesulitan, maka dosen-dosen tersebut akan selalu siap membantu teman-teman. Dan Fisika tidaklah harus identik dengan rumus, papan tulis dan coretan-coretan dalam buku catatan, bagi teman teman yang suka dengan dunia elektronika dan system kendali atau suka memodifikasi maka konsentrasi fisika instrumentasi adalah pilihannya.

Proses belajar di program studi Fisika tidaklah lepas dari kegiatan di laboratorium, banyak mata kuliah dari tahun pertama hingga tahun terakhir yang memberikan kesempatan kepada para mahasiswanya untuk lebih memahami apa yang dipelajari melalui praktikum di laboratorium. Laboratorium yang ada diantaranya adalah laboratorium Fisika dasar ,Fisika inti, elektronika dasar, elektronika lanjutan, laboratorium komputasi, laboratorium kristalografi, laboratorium zat padat/solar energi,laboratorium instrumentasi digital, laboratorium Fisika gelombang,dan laboratorium Fisika atom.

Bagaimana dengan prospek di program studi Fisika?

Tidak sedikit orang beranggapan bahwa program studi Fisika prospeknya hanya guru, atau juga tidak sedikit orang bertanya Tanya, “fisika itu nantinya mau kemana?” nah, jadi mari kita baca prospek kerja dijurusan Fisika ini, yaitu adalah :

  • Perminyakan dan Pertambangan :
    PERTAMINA, Total Indonesia, Caltex, Schlumberger , PT Aneka Tambang, Freeport, PT Timah. Lulusan Fisika dapat memulai bekerja sebagai seorang field engineer pada perusahaan-perusahaan ini, yang nantinya akan bisa berkembang karirnya.
  • Industri Manfaktur dan Industri Telekomunikasi: PT LEN, PT INTI, Samsung, ASTRA Int. , PT Telkom, Siemens, Satelindo. Pada industri ini lulusan Fisika dapat bekerja di bagian Research and Development dan juga dapat bekerja sebagai seorang QA/QC (Quality Assurance / Quality Control)
  • Industri Keuangan dan perbankan :
    Asuransi, Danareksa, Bank . Lulusan fisika juga dapat bekerja di lembaga keuangan baik itu bidang asuransi, perbankan, maupun lembaga keuangan lainnya baik sebagai tenaga pemasar, audit internal, atau credit analyst officer.
  • Industri Teknologi Informasi : DELL, Oracle, IT Professional. Banyak lulusan Fisika yang akhirnya terjun menjadi seorang professional dalam bidang IT, mereka dapat bekerja sebagai seorang software developer di berbagai perusahaan.
  • Institusi Riset dan Pengembangan :
    LIPI, BATAN, BPPT. Menjadi seorang peneliti di lembaga-lembaga penelitian baik milik pemerintah maupun swasta merupakan pilihan yang bisa dipertimbangkan.
  • Institusi Pendidikan dan Pegawai negeri sipil
    Menjadi seorang guru atau seorang dosen bukanlah suatu hal yang sulit bagi lulusan Fisika, dengan mengabdikan diri sebagai guru/dosen, teman-teman turut membantu masa depan bangsa ini. Kamu juga bisa menjadi seorang ASN khususnya di Lembaga Pemerintah BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.) karena Institusi ini membuka formasi untuk para lulusan s1-Fisika.

Nah, sekarang kan teman teman sudah tau ni, kalau Fisika tidak hanya tentang rumus, dan prospek kerjanya juga keren dan banyak, jadi buat kamu yang masih ragu untuk milih fisika karena berfikir Fisika semuanya rumus, semoga tulisan ini bisa buat kamu yakin, kalau Fisika itu menyenangkan, yups menyenangan, makanya ayo kuliah di program studi fisika, karena bakal banyak hal hebat yang kamu ketahui setelah ini!

Redaktur: Yessica Irene


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Jurusan Ilmu Komputer, Sekeren Apa Sih?

redaksi

Yuk, Mafhum dengan Fakultas Hukum!

redaksi

Menjelajah Keragaman Budaya di Jurusan Antropologi!

redaksi