SUARA USU
Entertaiment Film

Umma: Horor Tentang Masa Lalu

Oleh : Benaya Putri

“Umma” merupakan film horror dari Amerika yang dibintangi oleh aktris korea terkenal, Sandra Oh. “Umma” dalam Bahasa Korea, berarti “ibu”. Film ini ditulis dan disutradarai oleh Iris K. Shim, wanita berdarah Korea dan diproduseri oleh Sam Raimi (Spider-Man, The Evil Dead). Film ini juga dibintangi oleh Dermot Mulroney (Insidious: Chapter 3), Odeya Rush (Goosebumps), MeeWha Alana Lee (Five Stars), dan Tom Yi (The Purge). Alur cerita yang sebagian besar hanya berpusat disatu tempat dengan dua wanita yang dihantui, membuat tidak banyak pemain yang muncul dalam film ini.

Bermula pada kisah Amanda (Sandra Oh) dan putrinya, Chris (Fivel Stewart) yang tinggal di sebuah desa terpencil Amerika Serikat. Kehidupan mereka sederhana namun tampak kuno. Mereka hidup di tanah pertanian di pedalaman tanpa dukungan teknologi modern sedikitpun, termasuk listrik. Chris bahkan menjalani homeschooling.

Sampai suatu ketika, seorang pria mendatangi kediaman mereka. Pria itu berasal dari Korea yang bermaksud ingin menyerahkan abu jenazah dari mendiang ibu Amanda yang diletakkan dalam sebuah kotak agar Amanda dapat menyimpan atau memakamkannya dengan benar. 

Awalnya, Amanda menolak keras untuk menyimpan abu kremasi itu karena alasan yang tak bisa dijelaskan. Namun akhirnya Amanda tetap menyimpan abu tersebut dirumahnya.

Semenjak abu itu masuk ke rumah mereka, banyak hal-hal aneh terjadi, yang membuat Amanda merasa dihantui sang ibu. Tak lama, Amanda memutuskan untuk mengubur abu yang membuat kekacauan belakangan ini. Tetapi, keputusannya itu justru membuat masalah yang lebih besar lagi. 

Tak hanya menghantui, kini roh jahat itu mengancam nyawa Amanda dan Chris. Bahkan roh “Umma” tersebut sempat menguasai tubuh Amanda dan mencoba untuk membunuh anaknya sendiri, Chris.

Chris yang akan memasuki jenjang perkuliahan, sebenarnya ingin melihat dunia luar dengan berkuliah di kampus secara langsung. Namun ia menyadari bahwa hanya dialah satu-satunya yang memiliki hubungan dengan ibunya. Amanda tak punya siapa-siapa lagi.  Alasan ini membuat Chris memilih untuk memendam keinginannya. Tanpa Amanda sadari, sebenarnya ia juga menorehkan luka ke dalam kehidupan anaknya.

Beberapa orang Korea mempercayai bahwa kesulitan dalam hidup berasal dari arwah nenek moyang mereka yang tersiksa. Film ini memiliki latar cerita trauma yang dialami Amanda dalam hubungannya dengan sang ibu.  Digambarkan bahwa trauma dalam hubungan keluarga ini sangat membekas, bahkan kematian pun tak bisa mengilangkan trauma tersebut. Namun sangat disayangkan, inti dari Umma itu tidak terlalu dieksplorasi.

Film ini tidak terlalu mengerikan namun dapat dibilang cukup berhasil dalam strategi jump scare-nya.

Redaktur : Theresa Hana


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Only Yesterday : Yang Lalu Hanya Menjadi Kemarin dan Saat Ini Hari Ini

redaksi

The Little Mermaid: Live Action Disney Terbaik

redaksi

Satu Jam Setara dengan Tujuh Tahun, Teori Fisika Dibalik Film Interstellar

redaksi