SUARA USU
Uncategorized

Urgensi Mempertahankan Bhineka Tunggal Ika oleh Generasi Muda

Oleh: Jesika Yusnita Laoly/ Christian Natanael Sinaga / Dinda Fitrianda / Feranda GabrielaSipayung / Jihan Rosie Tanjung / Lusi Maharani Siambaton / Meili Syahrani 

Suara USU, Medan. Kelompok mahasiswa dari kelas MKWK Pendidikan Kewarga negaraan kelas 29 USU stambuk 2022 telah menyelesaikan mini riset terkait urgensi mempertahankan bhinneka tunggal ika oleh generasi muda. Mini riset ini dilakukan dilakukan pada 7 Maret – 29 Maret di lingkungan kampus Universitas Sumatera Utara dengan mengambil sampel dari para mahasiswa.

Indonesia merupakan salah satu bangsa multikultural di dunia. Keberagaman yang ada di Indonesia menjadi suatu kebanggaan bagi para penduduknya. Namun, faktanya saat ini keberagaman yang dulunya dijadikan sebagai tali pemersatu bangsa kini mengalami tantangan akibat dari perubahan yang menyebabkan keberagaman itu dipandang sebagai perbedaan. Perbedaan semakin dipertajaam dan sering dimanfaatkan sebagai orang untuk memenuhi ambisi dan kepentingan pribadi atau golongannya.

Kaum muda yang dulunya menjadi tembok kokoh dalam mempertahankan bangsa malah menjadi sasaran empuk dari perubahan zaman. Para kaum muda yang masih dalam tahap pencarian jati diri membuat mereka dapat dengan mudah terpengaruh oleh banyak hal, yang menjadikan kaum muda sangat rentan di tengah – tengah pesatnya arus globalisasi. Dan juga kurangnya rasa nasionalisme kaum muda masa sekarang menjadi salah satu dari sekian banyak alasan rentannya kebhinnekaan saat ini.

Dalam berbagai wawancara yang dilakukan dengan para mahasiswa di lingkungan sekitar kampus Universitas Sumatera Utara banyak dari mereka yang mengkhawatirkan tentang betapa pentingnya bhinneka tunggal ika bagi generasi muda. Apalagi di zaman sekarang dengan pesatnya arus perubahan banyak tantangan yang dapat menyebabkan perpecahan di kalangan generasi muda.

Tantangan – tantangan akan perubahan yang tidak dapat dihindari ini lah menjadi tugas yang diemban oleh seluruh bangsa dalam mempertahankannya. Terutama generasi muda yang yang akan meneruskan pondasi kepemimpinan di masa depan. Kaum muda sebagai generasi penerus bangsa diharapkan mampu mempertahankan dan menjaga kebhinekaan di tengah gempuran perubahan zaman. Hendaknya semangat juang yang tertuang dalam sumpah pemuda tidak pudar tergerus oleh waktu dan dapat selalu ditanamkan dalam diri kaum muda. Dan hendaknya melalui tulisan ini generasi muda mengerti betapa penting kebhinekaan ditengah perubahan zaman. Agar perjuangan yang dilakukan oleh para pemimipin dan para pejuang terdahulu tidak sia – sia.

Bhinneka Tunggal Ika memiliki peran yang sangat penting bagi generasi muda. Generasi yang akan melanjutkan untuk memimpin bangsa di masa yang akan datang. Peran kaum muda merupakan kebutuhan yang tidak ada habisnya. Oleh sebab itu, perlu ada upaya yang harus dilakukan untuk menyadarkan cara berpikir generasi muda untuk kembali memperkuat kesatuan dan persatuan. Juga Bhinneka Tunggal Ika Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa Indonesia mempunyai peran yang sangat vital untuk mempersatukan Bangsa Indonesia yang memiliki beranekaragam kebudayaan Dan adat istiadatnya yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Dibutuhkan kesadaran untuk memahami dan menerapkan filosofi BhinnekaTungga lIka perlu ditumb uhkan dalam diri setiap generasi, mengingat Bhinneka Tunggal Ika dipandang sebagai semboyan negara yang proses kelahirannya dimulai dari kesadaran akan keberagaman dan toleransi. Kemudian banyak usaha yang dapat dilakukan oleh generasi muda seperti dengan menurunkan ego, menumbuhkan rasa menghargai satu sama lain, mencoba mengenal beragam kebudayaan untuk membuka wawasan yang lebih luas atau lebih open minded dan berusaha memiliki rasa cinta tanah air dan juga bela negara.

Adapun saran yang ingin kami sampaikan untuk generasi muda yaitu:

  • Hendaklah generasi muda kembali memupuk dan menamkan kembali semangat kebhinekaan agar isu perpecahan yang terjadi dikalangan kaum muda segera hilang. Sehingga apa yang telah diperjuangkan oleh para terdahulu tidak sia-sia

  • Generasi muda harus lebih bijak dalam menanggapi segala hal yang terjadi di sekitar mereka. Hendaklah berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak. Selidiki dan cari tahu kebenaran dari suatu informasi.

  • Generasi muda harus kembali mempererat tali persatuan dan kesatuan dengan tetap menjaga toleransi, musyawarah/mufakat dan gotong royong ditengah masyarakat yang majemuk.

  • Generasi muda harus siap terhadap perubahan zaman yang kian pesat. Ubahlah perubahan ke arah yang positif dengan melakukan kegiatan yg kreatif ketimbang menjadikan semua alasan untuk perpecahan.

  • Generasi muda harus meningkatkan kesadaran akan pentinngnya Bhinneka Tunggal Ika dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Artikel ini adalah publikasi tugas mata kuliah Pendidikan Pancasila dengan Dosen Pengampu: Onan Marakali Siregar, S.Sos, M.Si.

Redaktur: Anna Fauziah Pane


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Metode Silent Reading dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa

redaksi

Pentingnya Membaca Untuk Meningkatkan Minat Literasi Kepada Anak-Anak Sejak Dini

redaksi

Pasar Petisah: Antara Nostalgia dan Tantangan Era Digital

redaksi