Home Kabar Nasional Usai Rumahnya Dijarah, Ahmad Sahroni Setuju Evaluasi Tunjangan DPR
Kabar Nasional

Usai Rumahnya Dijarah, Ahmad Sahroni Setuju Evaluasi Tunjangan DPR

Share
Gambar: https://belitongekspres.bacakoran.co/

Reporter: Yolanda Febriana Sinaga

Suara USU. Medan. Rumah milik anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, digeruduk dan dijarah warga di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (30/8/2025).

Dikutip dari Kompas.com, sekitar pukul 15.00 WIB massa yang mendatangi rumah tersebut tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga mengambil sejumlah barang berharga milik Sahroni. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat warga masuk ke dalam rumah dan mengacak-acak isi ruangan. Mobil mewah milik Sahroni yang terparkir di garasi ikut menjadi sasaran perusakan.

Dilansir dari Tribunjakarta.com, Idris, tetangga Ahmad Sahroni, mengatakan bahwa Sahroni memang tinggal di rumah tersebut, namun sedang berada di Singapura. “Iya tinggal di sini. Lagi ke Singapura,” ujar Idris.

Kerusakan di bagian luar maupun dalam rumah tampak jelas. Berdasarkan Suara.com, interior hancur berantakan dengan furnitur rusak, dinding dipenuhi pecahan kaca, dan barang-barang berserakan di lantai. Warga menjarah peralatan elektronik, kursi, makanan, hingga perlengkapan rumah tangga. Seorang warga bahkan terlihat membawa patung Ironman berukuran besar keluar dari rumah, menambah panjang daftar barang yang dijarah.

Selain kerusakan properti, barang-barang bernilai tinggi juga ikut dijarah. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang bocah memamerkan jam tangan Richard Mille RM 40-01 McLaren Speedtail senilai sekitar Rp11 miliar. Tak hanya itu, beredar pula rekaman yang menunjukkan tas mewah, sertifikat rumah, hingga ijazah yang diduga hasil jarahan. Adegan tersebut memicu perhatian publik luas dan semakin memperparah sorotan terhadap Sahroni.

Situasi keramaian terlihat di sekitar area rumah Sahroni. Warga memenuhi jalanan hingga membuat suasana semakin gaduh. Dikutip dari Detiknews, Lurah Kebon Bawang, Suratno Widodo, membenarkan kejadian tersebut. “Saya di lokasi, benar (warga geruduk rumah Sahroni). Ini saya lagi crowded,” ujar Suratno.

Di hari yang sama setelah penjarahan rumahnya, Sekretaris Fraksi Partai Nasdem sekaligus Anggota Komisi I DPR RI yang baru saja dirotasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, akhirnya buka suara terkait tunjangan DPR RI yang belakangan disorot publik hingga menjadi salah satu pemicu demonstrasi besar-besaran beberapa hari terakhir.

Dikutip dari Detiknews, ia menyatakan setuju jika dilakukan evaluasi menyeluruh atas tunjangan yang diterima para anggota DPR. “Saya dukung evaluasi tunjangan yang diterima anggota DPR RI, setuju evaluasi secara total,” kata Sahroni saat dihubungi, Sabtu (30/8/2025). Ia juga memastikan seluruh gaji dan tunjangan yang diterimanya akan tetap dikembalikan kepada masyarakat jika nantinya hasil evaluasi diberlakukan.

Sahroni berharap anggota DPR lainnya dapat bersikap serupa. “Untuk saya, semua gaji dan tunjangan dari dulu selalu saya berikan kembali ke masyarakat, itu wajib,” ucapnya.

Aksi penjarahan yang menimpa rumah Sahroni mencerminkan kekecewaan sekaligus kemarahan publik terhadap DPR. Meski ia menyatakan komitmen untuk mengembalikan gaji dan tunjangannya, peristiwa ini menjadi bukti nyata krisis kepercayaan masyarakat kepada DPR. Amarah publik juga tak lepas dari pernyataan kontroversial Sahroni yang sebelumnya menilai desakan pembubaran DPR sebagai “sikap yang keliru” dan bahkan menyebut pandangan tersebut sebagai “mental orang tolol.”

Redaktur: Muhammad Halim

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.