SUARA USU
Opini

Waktu Luang di Luar Jam Perkuliahan, Pemicu Keborosan Mahasiswa

Oleh : M. Ghozi Muzakki

Suara USU, Medan. Di era serba digital ini, mahasiswa dihadapkan pada tantangan yang tak kasat mata: mengisi waktu luang. Dengan handphone di tangan, pilihan untuk tenggelam dalam budaya konsumtif hanya sebatas ”klik” di mobile banking atau dompet digital kesayangan kita. Kafe-kafe dengan Wi-Fi kencang dan promo menarik menjadi tempat berkumpul terbaik, sementara bioskop terdekat selalu punya kursi untuk film terbaru. Belum lagi, godaan diskon online yang seolah berbisik, “Beli aku!”

Namun, mari kita renungkan sejenak, apakah ini yang kita inginkan dari pendidikan tinggi? Apakah kita rela dompet kita dikuras oleh kebiasaan yang sebenarnya bisa kita kendalikan?

Bermain game online atau scrolling tanpa henti di media sosial mungkin terlihat tak berbahaya. Tapi siapa sangka, ini adalah lubang hitam yang menyeret kita ke dalam siklus pembelian item virtual atau paket data yang tak pernah cukup. Dan ketika kita memilih untuk bekerja paruh waktu, apakah kita benar-benar siap menghadapi tantangan mengatur waktu antara pekerjaan dan studi?

Sebagai mahasiswa, kita harus menjadi pemimpin yang tangguh dalam mengelola waktu luang. Susunlah agenda harianmu, tetapkan kegiatan utama yang perlu diutamakan, dan ingatlah untuk selalu investasi untuk masa depanmu.

Alih-alih tenggelam dalam gaya hidup yang hanya menghabiskan uang tanpa manfaat jangka panjang, mengapa tidak memilih untuk terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat? Bergabunglah dengan organisasi kemahasiswaan, klub, atau menghadiri seminar. Ini adalah sumber-sumber ilmu yang siap kamu eksplorasi, yang tidak hanya akan memperkaya waktu luangmu, tapi juga meningkatkan pengetahuan dan pengalamanmu.

Waktu luang bukanlah musuh, melainkan lahan yang subur untuk menanam benih-benih masa depan yang gemilang. Jangan biarkan budaya konsumtif menggrogoti potensi terbaikmu. Jadilah mahasiswa yang cerdas, yang bisa mengubah waktu luang menjadi aset berharga. Ingat, waktu adalah uang, jadi bijaklah dalam membelanjakannya!

Redaktur: Evita Sipahutar


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Tamparan Will Smith Dan Cara Berpikir Masyarakat Kita

redaksi

Mahasiswa Junior Tidak Boleh Berdandan Cantik dan Menarik, Apakah Masih Ada Senioritas di Kampus?

redaksi

Joki Tugas, Ancaman Integritas Dunia Pendidikan

redaksi